Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Kemahalan, Jokowi Perintahkan Menkes Turunkan Harga Tes PCR di Kisaran Rp 450-550 Ribu

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 14:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Harga swab tes polymerase chain reaction (PCR) di Indonesia yang berkisar Rp 750 ribu menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Sebabnya, mahalanya harga Swab PCR itu mempengaruhi target perluasan testing.  

Presiden Joko Widodo mengatakan dirinya sudah membicarakan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menurunkan harga swab test PCR sekitar Rp 450-Rp550 ribu.

"Cara memperbanyak testing adalah dengan menurunkan harga tes. Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini. Saya minta agar biaya tes PCR ini berada di kisaran antara Rp 450-550 ribu," demikian keterangan Jokowi dikutip dari Setkab.go.id, Minggu siang (15/8).



Tidak hanya itu, orang nomor satu di Indonesia itu meminta agar hasil dari setiap swab test PCR tidak lebih dari 1x24 jam. Jokowi mengatakan, dalam menangani pandemi Covid-19 dibutuhkan kecepatan.

"Saya minta agar tes PCR bisa diketahui hasilnya dalam waktu maksimal 1×24 jam. Kita butuh kecepatan," ujar Jokowi.

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per Sabtu (14/8), untuk kasus meninggal hari ini tercatat bertambah 1.270 kasus. Totalnya kini menjadi 116.366 orang atau sebesar 3 persen dari total kasus positif.

Sementara, kasus positif yang bertambah hari ini sebanyak 28.598 orang. Sedangkan angka tambahan kasus sembuh lebih banyak yaitu 31.880 orang.

Total kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 3.321.598 orang atau sebanyak 86,6 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 3.833.541 orang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya