Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Utak-atik Capres-Cawapres 2024 IPO: Duet Ganjar-Anies Paling Tinggi dan Potensial Menang

SABTU, 14 AGUSTUS 2021 | 15:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024 yang dirasa sesuai ekspektasi masyarakat coba diutak-atik Indonesia Political Opinion (IPO).

Dalam survei terbarunya bertajuk "Refleksi Penanganan Pandemi dan Dampak Konstelasi Politik 2024, IPO memasangkan sejumlah tokoh untuk disimulasikan kepada ribuan responden survei.

Menariknya, IPO memasangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang ternyata mendapatkan elektabilitas paling tinggi dan berpotensi menang.


"Ganjar Pranowo- Anies Baswedan mendapat (elektabilitas) 37.0 persen," ujar Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah saat memaparkan hasil surveinya dalam diskusi daring Polemik Trijaya FM, Sabtu (14/8).

Sementara itu, pasangan kedua yang dimasukkan IPO ialah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan yang mendapat elektabilitas sebesar 30,5 persen. Disusul pasangan Anies Baswedan dan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno 30,2 persen.

Selanjutnya, ada duet Ketua Umum Partai Golkar dan Anies Baswedan dengan elektabilitas sebesar 28,4 persen. Adapun jika Anies Baswedan dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurthi Yudhoyono mendapat elektabilitas 13,5 persen.

"Terakhir duet Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ganjar Pranowo 3,0 persen," demikian Dedi Kurnia.

Selain itu, IPO juga menjabarkan persentase elektabilitas tokoh yang berpotensi menjadi capres jika dipasangkan dengan tokoh lalinnya yang menjadi cawapres

Berikut ini rinciannya:

1. Anies Baswedan

- Sandiaga Salahuddin Uno (30,2 persen)
- Agus Harimurthi Yudhoyono (28,3 persen)
- Erick Thohir (14,4 persen)
- Tito Karnavian (3,7 persen)
- Airlangga Hartarto (2,9 persen)
- Zulkifli Hasan (1,0 persen)

2. Ganjar Pranowo

- Anies Baswedan (37,0 persen)
- Agus Harimurthi Yudhoyono (22,3 persen)
- Puan Maharani (13,5 persen)
- Tito Karnavian (9,7 persen)
- Erick Thohir (6,1 persen)
- Gatot Nurmantyo (1,7 persen)

3. Agus Harimurthi Yudoyono

- Anies Baswedan (13,5 persen)
- Sandiaga Salahuddin Uno (8,9 persen)
- Puan Maharani (2,7 persen)
- Tito Karnavian (1,2 persen)
- Zulkifli Hasan (0,9 persen)
- Gatot Nurmantyo (0,2 persen)

4. Puan Maharani

- Ganjar Pranowo (3,0 persen)
- Agus Harimurti Yudoyono (2,9 persen)
- Sandiaga Salahuddin Uno (2,7 persen)
- Tito Karnavian (1,5 persen)
- Prabowo Subianto (0,6 persen)
- Gatot Nurmantyo (0,1 persen)

5. Prabowo Subianto

- Anies Baswedan (30,5 persen)
- Sandiaga Salahuddin Uno (24,6 persen)
- Puan Maharani (11,0 persen)
- Erick Thohir (5,4 persen)
- Tito Karnavian (2,1 persen)
- Zulkifli Hasan (1,5 persen)

6. Airlangga Hartarto

- Anies Baswedan (28,4 persen)
- Sandiaga Salahuddin Uno (26,5 persen)
- Ganjar Pranowo (17,0 persen)
- Prabowo Subianto (9,7 persen)
- Erick Thohir (6,3 persen)
- Puan Maharani (3,0 persen)

Survei IPO ini digelar sejak 2-10 Agustus 2021 dan menggunakan metode multistage random sampling (MRS) atau pengambilan sample bertingkat dengan 1.200 responden yang tersebar proporsional secara nasional.

Survei ini memiliki pengukuran kesalahan (sampling error) 2,50 persen, dengan tingkat akurasi data 97 persen.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya