Berita

Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu/Net

Politik

Said Didu Puji Langkah Yenny Wahid Mundur Dari Garuda Demi Efisiensi, tapi Beri Peringatan ke Pemerintah

JUMAT, 13 AGUSTUS 2021 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan Zannuba Arifah Chafsoh Rahman alias Yenny Wahid, mundur dari jabatan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. mendapat apresiasi.

Apresiasi kepadanya disampaikan mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu, yang diutarakan melalui akun Twitternya, Jumat petang (13/8).

Said Didu mengapresiasi keputusan Yenny Wahid lantaran melihat kesadarannya akan kondisi maskapai penerbangan plat merah tersebut tengah kesulitan karena terdampak pandemi Covid-19.


Sehingga seperti kata Yenny, Said Didu menganggap keputusan mundur dari jabatan Komisaris tersebut merupakan langkah bijak untuk efisiensi keuangan Garuda Indonesia.

"Langkah bagus dari Mba Yenny Wahid. Garuda lagi sangat sulit," kicau Said Didu sembari men-tagging akun Twitter Yenny Wahid.

Tak berhenti di situ, Said Didu menyiratkan satu pesan kepada pemerintah terkait kondisi Garuda Indonesia, usai ditinggal Yenny Wahid dan beberapa tokoh lainnya yang juga menduduki jabatan Komisaris, seperti Triawan Munaf, Peter F. Gontha dan Elisa Lumbantoruan.

"Jika pemerintah tidak turun tangan Garuda akan terkubur," demikian Said Didu.

Terkait keputusan mengundurkan diri, Yenny Wahid mengumumkannya kepada publik melalui akun Twitternya pada sore tadi.

Ia menuliskan kicauan dan juga memposting sebuah video berdurasi 1.31 menit yang isinya memperlihatkan prosesi penyerahan surat pengunduran dirinya dari Garuda Indonesia.

"Akibat pandemi, maskapai kebanggaan kita, Garuda Indonesia mengalami penurunan pendapatan drastis. Untuk penghematan biaya, saya memutuskan mengundurkan diri dari posisi komisaris independen. Semoga hal ini bisa membantu meringankan Garuda," ucap Yenny dalam kicauannya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya