Berita

Pasukan tentara Afghanistan/AP

Dunia

Pemerintah Afghanistan Persenjatai Milisi Sipil, Bantu Pasukan Keamanan Lawan Taliban

SELASA, 10 AGUSTUS 2021 | 10:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para milisi sipil di Afghanistan akan dipersenjatai untuk meningkatkan kekuatan pasukan keamanan dalam menghadapi serangan Taliban yang semakin intens.

Keputusan untuk mempersenjatai milisi sipil itu diumumkan oleh kantor kepresidenan pada Senin (9/8), setelah Presiden Ashraf Ghani bertemu dengan para pemimpin terkemuka Afghanistan.

"Dalam pertemuan ini, keputusan dibuat untuk mendukung pasukan keamanan dalam menjaga dan melindungi republik ini, yaitu memperkuat dan memperlengkapi pemberontakan publik terhadap serangan musuh," demikian pernyataan kantor kepresidenan, seperti dikutip media lokal, Ariana News.


Keputusan pemerintah muncul setelah Taliban mengklaim sudah merebut beberapa ibukota provinsi, termasuk Zaranj di Provinsi Nimruz dan Sheberghan di Provinsi Jowzjan.

Jurubicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, pemerintah Afghanistan telah kehilangan kendali, dan pihaknya akan segera merebut ibukota Provinsi Balkh, Mazar-i-Sharif.

Namun klaim perluasan wilayah Taliban itu dibantah oleh Kabul.

Peningkatan serangan oleh Taliban terjadi sejak Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya mulai menarik pasukan dari Afghanistan, sesuai dengan kesepakatan damai antara pemerintahan Donald Trump dan Taliban pada Februari 2020.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya