Berita

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al-Jufri dalam kegiatan doa bersama yang digelar Fraksi PKS DPR RI pada Sabtu, 7 Agustus 2021/Ist

Politik

Gelar Doa Bersama, Fraksi PKS DPR RI Dorong Solidaritas Selama Pandemi

MINGGU, 08 AGUSTUS 2021 | 13:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemi yang terjadi saat ini harus membangkitkan rasa solidaritas sosial dan empati. Penting untuk selalu bersyukur dan bertaubat di tengah krisis saat ini.

Begitu tausiah yang diberikan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al-Jufri dalam kegiatan doa bersama secara daring pada Sabtu (7/8), untuk mengingat korban Covid-19.

Acara yang digelar oleh Fraksi PKS DPR RI itu dibuka dengan sambutan oleh Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Kemudian pembacaan Surah Yasin dan tahlil oleh Ketua MUI DKI Jakarta KH Munahar Mukhtar, serta doa oleh KH Muslih Abdul Karim. Tausiah sendiri diberikan oleh Dr. Salim.


"Malam ini kita mengingat dalam memori mereka yang gugur, yang wafat karena Covid-19. Tidak sedikit ulama yang diwafatkan. Dalam catatan MUI, ulama gugur mendekati angka 1.000 orang," tutur Menteri Sosial periode 2009-2014 ini.

Lebih lanjut, ia mengajak agar masyarakat Indonesia untuk selalu bersyukur dan bertaubat. Lantaran yang akan menyelamatkan diri dan bangsa adalah kedua hal tersebut.

"Kita harus perkuat dzikir, istighfar, dan taubat baik sendiri-sendiri maupun bersama-sama, dengan demikian Allah akan mengangat wabah ini. Tak kalah penting, pandemi harus menumbuhkan solidaritas sosial dan rasa empati," jelasnya.

Untuk itu, ia mengatakan, perlu untuk saling berbagi, tolong-menolong, dan mengasihi selama masa sulit. Dalam hal ini, Dr. Salim mendorong agar pejabat publik, struktur, dan kader PKS untuk aktif membantu masyarakat yang terdampak.

Sebagai bentuk solidaritas sosial, ia mengapresiasi Fraksi PKS yang telah memotong gaji anggota beberapa kali selama masa pandemi ini.

"Inilah bentuk kontribusi nyata PKS. Memang mungkin tidak seberapa dibanding jumlah masyarakat yang membutuhkan, tapi di sini lah rasa empati dan solidaritas itu menjadi nyata," tekannya.

Dr. Salim mengatakan, pandemi bukan hanya ujian bagi rakyat, namun juga pemerintah.

"Ini ujian Pemerintah untuk menyelamatkan rakyat, memperbaiki sistem kesehatan, dan menghadirkan bantuan sosial yang merata dan berkeadilan,” ujarnya.

Pada akhir tausiahnya, Dr Salim mengajak kepada seluruh anak bangsa, elemen masyarakat, organisasi sosial, dan para pengusaha untuk berkontribusi menangani pandemi Covid-19. Mereka yang memiliki kelebihan rejeki dapat ikut mewujudkan solidaritas sosial secara nasional.

"Inilah kekuatan bangsa kita untuk keluar dari pandemi covid 19," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya