Berita

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah/Net

Dunia

Ketegangan Meningkat, Hizbullah Siap Tingkatkan Serangan ke Israel

MINGGU, 08 AGUSTUS 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi saling serang roket antara Hizbullah dan Israel telah meningkatkan ketegangan di kawasan. Meski begitu, Hizbullah menekankan pihaknya siap meningkatkan tindakannya untuk menanggapi serangan Israel.

Hal itu disampaikan oleh pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah dalam pidatonya pada Sabtu (7/8), memperingati berakhirnya perang Lebanon antara Israel dan Hizbullah pada 2006.

Nasrallah mengatakan, serangan udara Israel pada pekan ini merupakan perkembangan berbahaya yang belum pernah terlihat sejak 15 tahun terakhir.


"Kami memilih membuka lahan di area Shebaa Farms kemarin untuk mengirim pesan, dan mengambil langkah, serta meningkatkan dengan langkah lain," kata Nasrallah, seperti dikutip Reuters.

Nasrallah mengatakan bahwa pilihan Hizbullah termasuk tanggapan atas setiap lahan terbuka di Palestina yang diduduki di bagian utara, Galilea, atau Dataran Tinggi Golan.

Serangan udara antara Hizbullah dan Israel terjadi sejak Rabu (4/8), ketika roket diluncurkan ke Israel dari Lebanon. Namun tidak ada kelompok yang bertanggung jawab atas serangan itu.

Sebagai tanggapan, Israel meluncurkan serangan udara dan artileri, yang kemudian dibalas oleh Hizbullah.

Pada Jumat (6/8), Hizbullah menembakkan roket ke arah pasukan Israel, menarik tembakan balasan dari Israel ke Lebanon selatan. Kedua belah pihak menargetkan lahan terbuka.

Tidak ada serangan yang dilaporkan pada Sabtu, dan sejauh ini tidak ada korban yang dilaporkan.

Ketegangan regional semakin tinggi menyusul dugaan serangan Iran terhadap sebuah kapal tanker minyak yang dikelola Israel di Teluk pada pekan lalu, dengan dua anggota awak meninggal dunia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya