Berita

Situs yang dilindungi UNESCO di Kota Lalibela, Amhara, Ethiopia/Net

Dunia

Perluas Kekuasaan, TPLF Ambil Alih Situs UNESCO di Amhara

JUMAT, 06 AGUSTUS 2021 | 13:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok pemberontak Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) memperluas wilayah kekuasaannya. Mereka dilaporkan telah mengendalikan Kota Lalibela yang dilindungi UNESCO di Amhara, Ethiopia.

Wakil Gubernur Amhara, Fanta Mandefro pada Kamis (5/8) mengatakan, TPLF sudah memperluas wilayah kekuasaannya dan kemungkinan akan melakukan serangan balasan kepada pemerintah.

"TPLF bergerak jauh ke wilayah Amhara. Kita harus membela rakyat kita," ujarnya, seperti dikutip CGTN.


Kota Lalibela di Amhara dikenal dengan gereja pahatan batu abad ke-12 yang menjadi situs suci bagi jutaan orang Kristen Ortodoks.

Menurut beberapa penduduk, penyebaran TPLF ke kota itu dilakukan tanpa perlawanan.

"Mereka datang pada sore hari, dan tidak ada pertempuran. Tidak ada pasukan keamanan di sekitar. Pasukan TPLF ada di kota sekarang," ungkap seorang warga.

"Sebagian besar orang meninggalkan kota ke daerah terpencil," kata warga lainnya.

Perluasan wilayah TPLF telah meningkatkan kekhawatiran, bukan hanya pemerintah Ethiopia dan kawasan, namun juga dunia. PBB sendiri telah berulang kali mendesak diakhirinya permusuhan.

Jurubicara Perdana Menteri Ethiopia Ahmed Abiy, Billene Seyoum mengatakan, lebih dari 300 ribu orang mengungsi akibat pertempuran di Amhara dan Afar, serta wilayah lain yang berbatasan dengan Tigray.

Ketegangan di Tigray terjadi sejak November tahun lalu, ketika Abiy meluncurkan kampanye untuk mengusir TPLF yang diduga telah menyerang pasukan pertahanan Ethiopia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya