Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

Makin Mesra, Indonesia-AS Lakukan Dialog Strategis Perdana

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 08:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tonggak baru hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) tercatat ketika Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken melakukan Dialog Strategis untuk pertama kalinya.

Pertemuan Dialog Strategis antara Retno dan Blinken dilakukan di Washington DC pada Selasa (3/8). Itu merefleksikan komitmen dua negara untuk memperkuat hubungan bilateral.

"Harapan saya dan pemerintah Indonesia adalah untuk memajukan hubungan bilateral dalam bidang kesehatan, SDGs (tujuan pembangunan berkelanjutan), pendidikan, ekonomi, dan lainnya," ujar Retno kepada wartawan sebelum melakukan pertemuan, seperti dikutip Reuters.


Retno mengatakan, kemitraan strategis dengan Indonesia akan menjadi aset bagi AS untuk meningkatkan hubungan dengan Asia Tenggara dan AS. Terlebih AS merupakan salah satu mitra penting dalam mengimplementasikan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific.

Dalam kesempatan tersebut, Retno juga berharap agar AS mendukung presidensi Indonesia untuk G20 pada tahun depan, demi menciptakan pemulihan ekonomi dunia yang inklusif, hijau, dan berkesinambungan.

Di sisi lain, Blinken menyambut kunjungan dan dialog bersama dengan Retno.

"Indonesia adalah mitra demokrasi yang kuat bagi AS, kami bekerjasama di banyak bidang yang berbeda," kata Blinken.

Menlu AS itu juga menegaskan dukungan Washington untuk kepemimpinan Indonesia di G20.

Dalam Dialog Strategis tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah isu, termasuk kesehatan, ekonomi, hingga tantangan regional dan internasional.

"Dialog Strategis antara kedua menlu berlangsung dengan bersahabat dan sangat terbuka," kata Kementerian Luar Negeri RI.

Indonesia dan AS telah memiliki Kemitraan Strategis sejak 2015. Kunjungan Retno merupakan lawatan Menlu ASEAN pertama yang diterima Blinken di Washington DC. Pada Mei, Retno menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman di Jakarta.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya