Berita

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti/Net

Politik

Diatensi UNESCO, Susi Pudjiastuti Memohon Menteri Sandiaga Jaga Keberlanjutan Komodo

RABU, 04 AGUSTUS 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Harapan besar disampaikan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti agar Taman Nasional Komodo di Nusa Tenggara Timur tetap terjaga kelestariannya.

Hal tersebut disampaikan Susi seiring permintaan Komite Warisan Dunia (WHC) UNESCO kepada pemerintah Indonesia untuk menghentikan seluruh pembangunan proyek hingga pemerintah mengumpulkan revisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang ditinjau oleh Uni Internasional Konservasi Alam (IUCN).

Kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, Susi meminta agar kelestarian Pulau Komodo tetap terjaga.


"Tolong Pak Sandi, gunakan semua wewenang Anda untuk memastikan keberlanjutan Komodo dan semua sumber daya di tempatnya," ujar Susi yang ia tulis di akun Twitternya menggunakan bahasa Inggris, Selasa (3/8).

Di sisi lain, Sandiaga telah merespons anjuran WHO dengan meminta dokumen Konvensi tentang Perlindungan Warisan Budaya dan Alam Dunia bernomor WHC/21/44.COM/7B yang menjadi pegangan WHO dalam menyoroti Taman Nasional Komodo.

“Saya sedang meminta minute of meeting dari UNESCO tersebut dan saya enggak ingin ‘katanya, katanya’. Tapi saya ingin melihat secara detail, riil, dan membahas line by line," tegas Sandiaga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya