Berita

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas/Net

Politik

MUI: Peringatan Joe Biden tentang Kemungkinan Jakarta Tenggelam Jangan Dianggap Enteng

SENIN, 02 AGUSTUS 2021 | 08:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu tentang adanya perubahan iklim yang disampaikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden merupakan peringatan akan datangnya bahaya yang mengancam seluruh dunia, bukan hanya Indonesia. Atas dasar tersebut, masyarakat Indonesia khususnya DKI Jakarta jangan sampai menganggap remeh pernyataan Joe Bidden itu.

Begitu pesan Wakil Ketua MUI Anwar Abbas menanggapi pernyataan Joe Biden yang menyebut Jakarta akan tenggelam dalam 10 tahun ke depan.

"Pernyataan Joe Biden ini hendaknya jangan kita anggap enteng,” tegasnya kepada wartawan, Senin (2/8).

Anwar Abbas tidak ingin ada lagi pihak-pihak yang menyepelekan masalah. Seperti di saat awal virus corona datang. Pandangan ini yang kemudian membuat Indonesia harus mengalami pandemi selama lebih dari 1,5 tahun dengan intensitas sebaran virus yang masih meningkat.

Anwar berharap agar para pemimpin dan ilmuwan di Indonesia, yang memiliki keahlihan dalam bidang perubahan iklim dan pemanasan globa untuk bersatu dan melakukan kajian yang bisa berkontribusi untuk menyelamatkan Indonesia bahkan dunai.

“Dan kepada pemerintah sendiri karena bagaimanapun juga persoalan perubahan iklim dan pemasan global ini tidak bisa kita  tangani sendiri tapi harus secara bersama-sama dengan negara-negara lain  melalui badan-badan dan kesepakatan-kesepakatan tingkat dunia,”  ucapnya,

Dia menambahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa perubahan iklim terjadi lantaran pesatnya pembangunan yang ada di seluruh dunia, hingga menimbulkan emisi karbin yang semakin meningkat hingga mendorong terjadinya kenaikan suhu dan hal itu jelas menimbulkan dampak katastropik yang mengerikan dan mengancam dunia.

“Terutama negara kita indonesia dan lebih-lebih lagi Kota Jakarta karena seperti dikatan Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria permukaan tanah di Jakarta mengalami penurunan setiap tahunnya,” tandasnya.

Oleh karena itu, lanjut Anwar, jika memang permukaan tanah di Jakarta setiap tahun menurun lalu permukaan air laut  karena pemanasan global meningkat karena mencairnya es yang ada di kutub utara dan kutub selatan, maka sudah jelas dan pasti banjir rob di daerah belahan utara kota jakarta dan di beberapa daerah rendah di pinggir pantai lainnya di Indonesia tentu akan terjadi.

"Untuk itu, pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah harus berkoordinasi memikirkan bagaimana negara kita bisa berkontribusi bersama negara-negara lain di dunia  untuk menghambat dan mencegah terjadinya perubahan iklim global tersebut dan secara nasional,” tutupnya.

Populer

KPK Ancam Pidana Dokter RSUD Sidoarjo Barat kalau Halangi Penyidikan Gus Muhdlor

Jumat, 19 April 2024 | 19:58

Pendapatan Telkom Rp9 T dari "Telepon Tidur" Patut Dicurigai

Rabu, 24 April 2024 | 02:12

Megawati Bermanuver Menipu Rakyat soal Amicus Curiae

Kamis, 18 April 2024 | 05:35

Diungkap Pj Gubernur, Persoalan di Masjid Al Jabbar Bukan cuma Pungli

Jumat, 19 April 2024 | 05:01

Bey Machmudin: Prioritas Penjabat Adalah Kepentingan Rakyat

Sabtu, 20 April 2024 | 19:53

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

Selasa, 23 April 2024 | 12:42

Viral Video Mesum Warga Binaan, Kadiv Pemasyarakatan Jateng: Itu Video Lama

Jumat, 19 April 2024 | 21:35

UPDATE

Satgas Judi Online Jangan Hanya Fokus Penegakkan Hukum

Minggu, 28 April 2024 | 08:06

Pekerja Asal Jakarta di Luar Negeri Was-was Kebijakan Penonaktifan NIK

Minggu, 28 April 2024 | 08:01

PSI Yakini Ekonomi Indonesia Stabil di Tengah Keriuhan Pilkada

Minggu, 28 April 2024 | 07:41

Ganjil Genap di Jakarta Tak Berlaku saat Hari Buruh

Minggu, 28 April 2024 | 07:21

Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan dan Cerah Cerawan

Minggu, 28 April 2024 | 07:11

UU DKJ Beri Wewenang Bamus Betawi Sertifikasi Kebudayaan

Minggu, 28 April 2024 | 07:05

Latihan Evakuasi Medis Udara

Minggu, 28 April 2024 | 06:56

Akibat Amandemen UUD 1945, Kedaulatan Hanya Milik Parpol

Minggu, 28 April 2024 | 06:26

Pangkoarmada I Kunjungi Prajurit Penjaga Pulau Terluar

Minggu, 28 April 2024 | 05:55

Potret Bangsa Pasca-Amandemen UUD 1945

Minggu, 28 April 2024 | 05:35

Selengkapnya