Berita

Partai politik/Net

Politik

Survei Suara Milenial Institute: Elektabilitas Parpol Lawas Anjlok di Masa Pandemi Covid-19

JUMAT, 30 JULI 2021 | 21:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lembaga survei Suara Milenial Institute merilis survei terbaru tentang elektabilitas partai politik di masa pandemi. Dalam survei itu terlihat adanya penurunan elektabilitas partai-partai lama atau lawas dibandingkan perolehan pada pemilu 2019.

Direktur eksekutif Suara Milenial Institute, Muhammad Aderman, menjelaskan, ketika publik ditanyakan partai mana yang akan anda pilih jika pemilu sekarang? Ternyata partai-partai lawas tidak mampu menjaga perolehan suaranya pada pemilu 2019 lalu.

“Walaupun PDIP masih menempati urutan pertama dalam tingkat elektabilitas, namun suaranya menurun menjadi 17,5 persen. Disusul oleh Partai Gerindra 10,5 persen, di urutan ketiga ada Partai Demokrat 6,9 persen. Kemudian PKS memperoleh 5,6 persen, dan Golkar meraih 5,2 persen,” kata Muhammad Aderman dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7).


Menurunnya tingkat elektabilitas partai-partai lama di masa pandemi ini, menurutnya karena publik merasa belum melihat subangsih dan kepedulian partai-partai dalam meringankan beban masyarakat selama pandemi.

“Penurunan terjadi hampir di semua partai politik yang pernah bertung di pemilu 2019, karena publik belum melihat sejauhmana sumbangsih mereka dalam meringankan beban masayrakat,” ungkapnya.

Survei ini dilakukan pada tanggal 15-22 bulan Juli dengan pengambilan sampel menggunakan metode random sampling melalui melalui telepon dengan total responden sebanyak 1.000 reponden dengan toleransi kesalahan (margin of error ) sebesar 3,01 persen tingkat kepercayaan 95 persen .

Pada survei kali ini kita menemukan dua Temuan. Temuan pertama pendapat Milenial terhadap kebijakan PPKM yang dilakukan pemerintah, Temuan kedua Tentang elektabilitas partai politik yang mengalami penurunan dibandingkan dengan suara di pemilu 2019.

Berikut ini hasil lengkap survei elektabilitas seluruh Partai di masa pandemi, Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI P) 17,5 persen, Partai Gerindra 10.5 persen, Partai Demokrat 6,9 persen, Partai Kebangkitan Bangsa 6,4 persen, Partai Keadilan Sejahtera 5,6 persen, Partai Golkar 5,2 persen, Partai Nasdem 3,8 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 3,2 persen.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya