Berita

Politisi Partai Golkar Nurul Arifin ketika mencoba makan 20 menit/RMOL

Politik

Coba Makan 20 Menit di Warung Soto, Nurul Arifin: Cukup Sih

RABU, 28 JULI 2021 | 21:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aturan waktu makan selama 20 menit selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di sejumlah wilayah masih memicu reaksi di masyarakat lantaran dinilai sangat singkat.

Beberapa politisi juga ikut melakukan percobaan untuk makan 20 menit, salah satunya anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Golkar, Nurul Arifin.

Lewat video yang ia unggah di Instagram pribadinya pada Rabu (28/7), Nurul mendokumentasikan pengalamannya makan di warung soto selama 20 menit.


"Makan siang di Warung Soto Bang Madun Barito, cukup sih waktunya, soalnya belum pas jam sibuk," ujarnya.

Dalam video, Nurul juga bertanya pada pemilik warung soto yang mengungkap sepinya pengunjung selama pandemi.

"Harapannya pandemi cepat berlalu supaya dagangan normal lagi. Harapan kita sama bang," tambah politikus 55 tahun itu.

Selain Nurul, Walikota Bima Arya juga sempat mencoba makan selama 20 menit di warung Pecel Lele Berkah Jalan Dadali.

"Waktunya memang cukup, tapi rasanya seperti kesiangan sahur dan imsak sisa 20 menit lagi. Tidak mudah memang, baik praktek maupun pengawasannya. Tapi ini untuk mengurangi risiko penularan ketika makan. Banyak yang tetap memilih untuk membawa pulang pesanan makanannya. Lebih aman," ujarnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya