Berita

Fasad kantor Kedutaan Besar Kuba di Paris hangus terbakar usai serangan bom molotov yang memicu kebakaran/Net

Dunia

Kutuk Serangan Bom Molotov Ke Kedutaan Besar Kuba, Prancis Luncurkan Penyelidikan

RABU, 28 JULI 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Prancis mengecam serangan bom molotov yang menargetkan Kedutaan Besar Kuba di Paris. Pihak berwenang juga telah meluncurkan penyelidikan untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Kementerian Luar Negeri Prancis pada Selasa (27/7) mengatakan, serangan yang terjadi pada Senin malam (26/7) itu telah merusak properti, namun tidak menimbulkan korban.

"Prancis mengutuk serangan terhadap Kedutaan Besar Kuba di Paris yang terjadi pada malam 26 Juli. Investigasi kriminal telah dibuka untuk menentukan mereka yang bertanggung jawab atas tindakan itu," jelas jurubicara kementerian, seperti dikutip Sputnik.


Ia mengatakan, keamanan di wilayah sekitar kedutaan juga telah diperkuat.

Kedutaan Besar Kuba di Paris melaporkan menjadi target serangan teroris ketika dua orang melemparkan tiga bom molotov. Serangan itu memicu kebakaran di fasad dan pintu masuk kedutaan.

Sejauh ini belum diketahui siapa yang menjadi dalang dalam serangan tersebut. Tetapi Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla menuduh Amerika Serikat (AS) telah mendorong serangan itu.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya