Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat mendatangi Sentra Vaksinasi Nasdem Peduli wilayah Jakarta Pusat yang juga dibuat sebagai Posko Penanganan Covid-19, Selasa, 27 Juli/Repro

Politik

Anies Baswedan Memuji Bantuan Nasdem Dalam Program Vaksinasi

SELASA, 27 JULI 2021 | 22:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Program vaksinasi yang dilakukan sejumlah elit partai mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Hal ini mengingat pentingnya langkah pencegahan penularan virus di tengah lonjakan kasus pandemi Covid-19 di Indonesia.

Salah satu partai yang mendorong percepatan vaksinasi nasional adalah Partai Nasdem, yang juga disambut baik dan diapresiasi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Anies berkesempatan mengunjungi Sentra Vaksinasi Nasdem Peduli wilayah Jakarta Pusat yang juga dibuat sebagai Posko Penanganan Covid-19, yang tepatnya berada di SDN 05 Pagi Cempaka Putih Barat.


Kedatangan orang nomor satu di Jakarta itu disambut hangat kader Nasdem, sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasdem, dan juga warga yang datang untuk divaksin.

Pada kesempatan itu Anies menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada partai yang dipimpin Surya Paloh ini.

Ia menilai, Partai NasDem telah menunjukkan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat yang tegah memerlukan perlindungan, dan secara tidak langsung telah membantu pemerintah dalam mengatasi ancaman Covid-19.

"Pada Partai Nasdem, izinkan kami dari Pemprov DKI menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah ikut gerakan vaksinasi Ibu Kota," ujar Anies di lokasi, Selasa (27/7).

Apresiasi yang diberikan Anies kepada Nasdem itu bukan tanpa sebab. Pasalnya dia menyadari adanya kesulitan untuk mengejar target vaksinasi bagi masyarakat tanpa adanya kerja sama dari berbagai pihak.

Menurut Anies, vaksinasi Covid-19 membutuhkan pengorganisasian dan juga harus menjangkau seluruh masyarakat.

"NasDem bahkan menyiapkan di lima wilayah Jakarta dengan infrastrukturnya lengkap sekali. Kami sangat berterima kasih. Ini bisa menjadi contoh bagi semua, bahwa ikhtiar untuk keluar dari pandemi ini bukan hanya dikerjakan oleh pemerintah, tetapi semua pihak," terangnya.

Pemprov DKI, lanjut Anies, sudah berkolaborasi dengan berbagai pihak agar program vaksinasi dapat menjangkau seluruh masyarakat di Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini memastikan vaksinasi yang tengah digencarkan di Jakarta saat ini sudah bakal mencapai target herd immunity.

Hingga pagi tadi, Anies mamaparkan yang jumla warga sudah divaksin di Jakarta mencapai 7,1 juta orang lebih. Sedangkan target yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk Jakarta adalah 7,5 juta orang.

"Jakarta bisa meraih target dengan lebih cepat seperti yang sudah ditetapkan oleh Bapak Presiden. Dalam hal ini NasDem ikut berperan dan kami mengucapkan terima kasih," tuturnya.

Dijelaskan Anies, pihaknya tidak akan berhenti memberikan vaksin kepada masyarakat meski target 7,5 juta warga nantinya telah tercapai. Sebab katanya, Pemprov DKI memiliki target kepada empat kelompok yang harus mendapatkan vaksin.

"Pertama warga yang ber KTP Jakarta, warga yang berdomisili di Jakarta, mereka yang bekerja di Jakarta, dan yang keempat mereka yang belajar di Jakarta. Jadi kami tidak akan berhenti sampai di angka 7,5 juta, melainkan sampai keempat komponen ini terpenuhi,” tutup Anies.

Dalam mendukug program vaksinasi pemerintah, Partai NasDem telah membuka Posko Satgas Covid-19 dan Sentra Vaksinasi NasDem Peduli di lima wilayah DKI Jakarta sejak 5 Juli 2021 lalu.

Kegiatan vaksinasi massal dijadwalkan berlangsung hingga 29 Agustus 2021 dengan target 100.000 warga DKI dan sekitarnya.

Selain sentra vaksinasi statis, NasDem juga menggelar vaksinasi dinamis atau jemput bola dengan mendatangi permukiman-permukiman warga dan pasar-pasar tradisional guna mencapai herd immunity yang merata.

Tak hanya di DKI Jakarta, Sentra Vaksinasi NasDem Peduli juga tengah digelar antara lain di sejumlah daerah di Provinsi Jawa Barat dan Papua Barat.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya