Berita

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, saat menyerahkan 2.000 paket sembako untuk warga capitan melalui apllikasi vrtual, Selasa, 27 Juli/Repro

Politik

Tak Ingin Ada Yang Dikorupsi, Ibas Minta Distribusi Bansos Covid-19 Sesuai DTKS

SELASA, 27 JULI 2021 | 21:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bantuan sosial (bansos) yang digulirkan pemerintah untuk masyarakat terdampak Covid-19 menjadi sorotan utama Partai Demokrat.

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, khawatir bansos Covid-19 yang digulirkan pemerintah tidak merata diterima masyarakat yang terdampak.

Pasalnya, sosok yang kerap disapa Ibas ini merasa prihatin dengan kondisi masyarakat saat ini. Sebab, kondisi Covid-19 yang masih melonjak tinggi bukan hanya mengancam kesehatan, namun juga menghambat pergerakan dan kehidupan masyarakat.


Atas dasar itu, Ibas mewanti-wanti pemerintah untuk mendistribusikan bansos Covid-19 sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sehingga tidak terjadi penyimpangan atau bahkan korupsi yang perah dilakukan eks Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara.

"Oleh karenanya, bantuan untuk masyarakat terdampak harus tersalurkan tepat sasaran, sesuai data (DTKS), ojo ngapusi lan ojo dikorupsi (jangan bohong, jangan dikorupsi)," ucap Ibas dalam keterangannya, Selasa (27/7).

Namun begitu, selaku wakil rakyat dari Jawa Timur, khususnya Dapil VII, Ibas kembali menyerahkan bantuan sebanyak 2.000 paket sembako yang didistribusikan ke Gedung YABI Pacitan dengan harapan mampu meringankan beban warga setempat.

"Kulo (saya) Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai anggota DPR RI Partai Demokrat dari Dapil Jatim VII selalu mengingatkan pemerintah untuk terus memperhatikan masyarakat di mana pun, termasuk yang ada di Kab. Pacitan. Bantuan pemerintah secara langsung sangat dibutuhkan," katanya.

Lebih lanjut, Ibas menyatakan bahwa Partai Demokrat juga sangat konsen terhadap percepatan vaksinasi Covid-19. Termasuk untuk garda terdepan yang terus berjuang melawan Covid-19, harus segera mendapat perlindungan.

"Saya juga sampaikan ke pemerintah pusat untuk memastikan betul program percepatan vaksinasi gratis dari kota hingga desa agar berjalan sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya," tutur Ibas.

"Selanjutnya, untuk para dokter, nakes, UMKM, serta beberapa sektor terdampak mesti diperhatikan dan dibantu, termasuk urusan insentifnya," sambungnya.

Terkait aktivitasnya di dapil, Ibas mengaku sudah rindu bertemu dengan masyarakat dan sangat ingin terlibat langsung. Akan tetapi, apa daya situasi saat ini belumlah memungkinkan.

"Meskipun demikian, dalam kesederhanaan dan sapaan saya secara virtual ini, izinkan saya Edhie Baskoro Yudhoyono mempersembahkan program kawalan 2.000 bantuan sembako rakyat di Kabupaten Pacitan. InsyaAllah bermanfaat dan dapat meringankan beban biaya kehidupan," kata dia.

Mengingat jumlah peserta yang diperbolehkan hadir sangat terbatas, Ibas menyampaikan terima kasihnya kepada semua relawan yang berkenan mendistribusikan bantuan.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang membantu pendistribusian dengan prokes ketat hingga tepat sasaran. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan semoga situasi sulit ini lekas berakhir," tandas putra bontot Presiden keempat RI Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya