Berita

Pakar dan pejabat top penyakit menular Amerika Serikat Anthony Fauci menilai bahwa sebagian warga AS dengan kondisi kesehatan tertentu akan butuh vaksin booster/Net

Dunia

Anthony Fauci: Warga AS Dengan Kondisi Ini Kemungkinan Butuh Vaksin Booster

MINGGU, 25 JULI 2021 | 22:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebagian warga Amerika Serikat yang kekebalan tubuhnya terganggu akan mungkin memerlukan suntikan penguat vaksin atau vaccine booster. Begitu kata pejabat top penyakit menular Amerika Serikat Anthony Fauci.

"Mereka yang adalah pasien transplantasi, kemoterapi kanker, penyakit autoimun, yang menggunakan rejimen imunosupresan, mereka adalah jenis individu yang jika akan membutuhkan booster ketiga, yang mungkin terjadi, akan menjadi yang pertama yang rentan," kata Fauci dalam sebuah wawancara dengan CNN pada Minggu (25/7).

Dia mengutip studi baru-baru ini yang menunjukkan mungkin ada penurunan kekebalan pada orang yang divaksinasi, terutama yang memiliki kondisi kesehatan khusus.


Fauci mengatakan, saat ini pejabat kesehatan Amerika Serikat sedang meninjau data untuk menentukan kapan booster mungkin diperlukan.

“Ini adalah situasi yang dinamis. Ini adalah pekerjaan yang sedang berjalan, berkembang seperti di banyak area pandemi lainnya,” kata Fauci yang juga merupakan direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Amerika Serikat itu.

“Anda harus melihat datanya," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya