Berita

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Ingin Varian Delta Tertangani Dan Ekonomi Bangkit, Luhut Mohon Masyarakat Taati Prokes

MINGGU, 25 JULI 2021 | 22:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan memohon kepada masyarakat agar taat menjaga protokol kesehatan (Prokes) secara ketat di tengah melonjaknya kasus pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia.

"Ini adalah tanggung jawab kita semua, penanganan varian delta bisa ditangani dan ekonomi bangkit itu berpulang pada kita semua,” ucap Luhut, Minggu malam (25/7).

Koordinator PPKM Darurat ini menambahkan bahwa ada 95 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Darurat level IV di Pulau Jawa dan Bali.


Adapun PPKM Darurat Level 3 ini akan diterapkan pada 33 Kabupaten/Kota di Pulau Jawa dan Bali.

Ketentuannya, kata Luhut, untuk industri orientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi dengan pengaturan shift, di mana setiap shiftnya dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen di fasilitas produksi dan pabrik.

Luhut menjelaskan, dengan penerapan dua shift operasional produksi pabrik akan dapat berjalan maksimal.

"Tentunya penerapan ketentuan ini harus dengan menerapkan protokol kesehatan, pengaturan masuk dan pulang, serta makan karyawan tidak bersamaan,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengumpulkan seluruh kepala daerah di Pulau Jawa dan Bali dengan Menteri Perindustrian.

"Besok kami akan melakukan rapat teknis dengan Menteri Perindustrian dengan mengambil contoh bagaimana peranan Kudus yang sekarang ini sudah sangat bagus dibandingkan 1,5 bulan lalu,” tandasnya.

Saat menyampaikan perpanjangan PPKM level 4 Minggu malam  (25/7), Presiden Jokowi meminta masyarakat agar selalu waspada dengan adanya varian baru yang disebut delta.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa varian delta penularannya lebih cepat.

"Saya memerintahkan agar testing tracing bisa ditingkatkan lebih tinggi, dan respon treatment yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan," ujar Jokowi saat siaran pers melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu malam (25/7).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya