Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ditembak Tentara Israel, Remaja Palestina Di Tepi Barat Meregang Nyawa

MINGGU, 25 JULI 2021 | 10:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

  Seorang remaja Palestina menambah daftar panjang korban kekerasan dari tentara Israel di Tepi Barat.

Remaja 17 tahun yang diidentifikasi sebagai Mohammad Munir al-Tamimi itu meninggal dunia setelah ditembak oleh tentara Israel di Nabi Saleh pada Jumat (23/7).

Ia sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat dalam. Namun kondisinya kritis hingga mengembuskan napas terakhir pada malam harinya.


Dari laporan Reuters, insiden tersebut terjadi ketika bentrokan antara tentara Israel dan warga sipil Palestina di dekat kota Ramallah.

Saksi mata mengatakan, kerumunan pemuda Palestina melemparkan batu ke arah pasukan Israel yang membalas dengan tembakan.

Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, 21 warga sipil Palestina tertembak oleh Israel, dan 68 lainnya terluka. Sedangkan 195 orang menderita karena tembakan gas air mata dari pasukan Israel.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya