Berita

Peta China yang ditampilkan NBC ketika pembukaan Olimpiade Tokyo pada 23 Juli 2021/Net

Dunia

China Labrak Media AS, Marah Karena Siarkan Peta Tanpa Taiwan Dan Laut China Selatan

MINGGU, 25 JULI 2021 | 07:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah China mengajukan kecaman dan kritik keras terhadap saluran televisi Amerika Serikat (AS), NBC, karena telah menunjukkan peta China yang tidak lengkap selama siaran Olimpiade Tokyo.

NBC merupakan satu-satunya televisi di AS yang memegang hak siaran untuk Olimpiade.

Di akun media sosial Weibo pada Sabtu (24/7), Konsulat China di New York menyoroti siaran upacara pembukaan Olimpiade Tokyo pada Jumat (23/7). Ketika atlet dari negeri tirai bambu muncul, NBC menampilkan peta China, namun tanpa Taiwan dan Laut China Selatan di dalamnya.


Konsulat mengatakan peta tersebut tidak lengkap dan hal itu menyakiti martabat serta perasaan orang-orang China.

"Kami mendesak NBC untuk mengenai sifat serius dari masalah ini dan mengambil tindakan untuk memperbaiki kesalahan tersebut," ujar konsulat, seperti dikutip Reuters.

Selama siaran, komentator NBC Savannah Guthrie juga menyebut dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan China di Hong Kong dan Xinjiang, ketika para atlet China keluar.

AS merupakan satu dari banyak negara yang mengakui kebijakan Satu China. Namun Washington juga menjadi pemasok bantuan hingga persenjataan ke Taiwan.

Sementara itu, AS sudah menolak dengan tegas klaim China di Laut China Selatan yang berbenturan dengan sejumlah negara Asia Tenggara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya