Berita

Ilustrasi bandara/Net

Dunia

Covid-19 Indonesia Masih Tinggi, Arab Saudi Larang Warganya Pelesiran Ke Indonesia

KAMIS, 22 JULI 2021 | 20:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondisi Covid-19 di tanah air yang masih melonjak tinggi membuat banyak negara tetangga menutup gerbang kedatangan untuk Warga Negara Indonesia (WNI) dan atau melarang warganya pelesiran ke Indonesia.

Menyusul negara lainnya yang sudah mengambil sikap demikian, pemerintah Arab Saudi melalui Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mengumumkan kebijakan terbarunya yang melarang warganya mengunjungi Indonesia.

Melalui akun Twitter resminya, @MOISAudiArabia, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan hal tersebut, Rabu (22/7).


"Perjalanan langsung warga negara ke Indonesia dilarang," tulis Kementerian dalam Negeri.

Selain itu, Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi juga meminta warga negaranya yang ada di Indonesia untuk pulang ke negerinya.

"Dan warga negara di Indonesia harus segera kembali ke Kerajaan," sambung Kementerian Dalam Negeri.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per Kamis (22/7), kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 49.509 orang, sehingga totalnya sudah tembus ke angka 3.033.339 orang.

Sementara itu, untuk pasien Corona yang berhasil sembuh hari ini tercatat sebanyak 32.887 orang. Secara total nasional, sudah ada 2.392.923 orang.

Adapun untuk pasien Covid-19 yang meninggal hari ini angkanya menyentuh rekor paling tinggi, yaitu mencapai 1.449 orang. Tambahan ini lebih tinggi dari rekor sebelumnya yang tercatat kemarin, Rabu (21/7) sebanyak 1.383 orang

Karena tambahan kasus hari ini, angka kematian Covid-19 secara nasional sudah mencapai 79.032 orang atau sebesar 2,6 persen dari total kasus positif.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya