Berita

Situasi Pasar Wahailat di Sadr City, Baghdad setelah serangan bom bunuh diri/Net

Dunia

Jelang Idul Adha, Ledakan Bom Bunuh Diri Di Pasar Baghdad Bunuh 35 Orang

SELASA, 20 JULI 2021 | 09:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ledakan hebat terjadi di lingkungan Sadr City, Baghdad, Irak pada Senin (19/7), menjelang perayaan Idul Adha. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 35 orang dan puluhan lainnya terluka.

Dari laporan Al Jazeera, ledakan berasal dari bom bunuh diri di pasar Wahailat, Sadr City. Ketika insiden tersebut, pasar sedang ramai karena penduduk berbelanja kebutuhan Idul Adha.

"Sebuah serangan teror menggunakan IED (alat peledak improvisasi buatan lokal di Pasar Wahailat di Sadr City, di Baghdada timur, menyebabkan beberapa korban tewas dan lainnya terluka," ujar Kementerian Dalam Negeri Irak dalam sebuah pernyataan.


Rekaman video yang dibagikan di media sosial setelah ledakan menunjukkan para korban berlumuran darah, sementara terdengar beberapa orang berteriak ketakutan.

Sumber polisi menyebut, di antara para korban adalah wanita dan anak-anak.

Lewat pesan yang diunggah ke Telegram, ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dengan mengatakan salah satu pejuangnya membawa rompi peledak di antara kerumunan.

Sementara itu, Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi telah menginstruksikan penyelidikan.

Bulan lalu, 30 Juni, serangan terjadi di pasar Maridi di Sadr City, yang membuat 15 orang terluka. Sebelumnya pada April, ISIS Juga mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom mobil yang menewaskan empat orang dan melukai 20 lainnya di daerah yang sama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya