Berita

Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan saat turun di Kelurahan Mekarsari di Bandung Barat/RMOL

Politik

Budi Gunawan: Vaksinasi Door To Door Dilakukan Karena Masyarakat Takut Keluar Rumah Saat PPKM Darurat

MINGGU, 18 JULI 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo memerintahkan Badan Intelijen Negara (BIN) turun tangan dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19.

Instruksi tersebut dilakukan untuk mempercepat capaian target vaksinasi 3 juta orang per hari.

Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan mengatakan, ada enam titik vaksinasi lintas provinsi.


Menurutnya, lokasi vaksinasi yang dipilih merupakan kawasan zona hitam penyebaran kasus Covid-19.

"Hari ini kami turun di tempat ini di Kelurahan Mekarsari di Bandung Barat. Kami turun di enam wilayah. Di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Kalimantan Timur, Riau dan Sulawesi Selatan, yang kita tahu ini merupakan daerah-daerah spot hitam," ujar Budi di Bandung, Jawa Barat, Minggu (18/7).

Budi menjelaskan, pihaknya menargetkan 2.000 vaksinasi di setiap titik. Sehingga, secara keseluruhan ada 12.000 warga yang menerima vaksin pada hari ini.

"Untuk hari ini 2 ribu vaksin. Dan kami turun dengan 2 ribu sembako dan paket vitamin per provinsi," ucap Budi.

Lebih lanjut, Budi menyebutkan vaksinasi yang digelar BIN menyasar para pelajar dan warga yang tinggal di daerah pemukiman padat penduduk.

Sebab, kasus positif di kalangan pelajar meningkat hingga 36 persen.

"Sehingga Badan Intelijen Negara fokus pada khusus anak-anak di level SMP dan SMA. Kenapa, karena mereka adalah generasi penerus kita. Generasi muda yang harus kita selamatkan sebagai tulang punggung bangsa dan negara ke depan," katanya.

Dia juga menjelaskan alasan BIN menggelar vaksinasi door to door di daerah padat penduduk. Hal ini lantaran klaster rumah tangga juga meningkat sangat tajam.

"Apalagi di daerah spot hitam, seperti Jawa Barat. Kenapa (door to door)? Karena pertimbangannya, di perumahan-perumahan padat penduduk itu masih minim terjangkau program vaksinasi karena keterbatasan akses mereka. Yang kedua, karena pemberlakuan PPKM Darurat. Sehingga mereka takut keluar rumah," jelasnya.

Selain itu, Budi juga mengimbau agar masyarakat selalu menjalankan protokol kesehatan.

Dia pun memastikan pemerintah sedang berupaya maksimal dalam penanganan pandemi Covid-19.

"Pemerintah sangat peduli dan sangat proaktif untuk menyelamatkan kesehatan masyarakat. Oleh karenanya, kami sangat mengimbau kepada seluruh masyarakat dan warga bangsa, marilah kita bantu pemerintah dengan melakukan hal yang sama, bahu-membahu," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya