Berita

Pemerhati penerbangan dan pelayanan publik, Alvin Lie/Net

Politik

Alvin Lie: WNA Diizinkan Masuk, Hari Ini Kita Tanggung Akibatnya

JUMAT, 16 JULI 2021 | 14:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menilai Covid-19 varian Delta sulit dikendalikan. Sehingga masyarakat diminta semakin meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan.

Pemerhati penerbangan dan pelayanan publik, Alvin Lie mengatakan, salah satu ketidakcermatan pemerintah dalam menagani pandemi adalah, pintu internasional masih tetap dibuka.

Termasuk soal varian Delta. Diketahui, varian tersebut berasal dari India.


"Varian Delta berasal dari India. Masuk ke Indonesia karena sampai dengan hari ini kita tidak menutup gerbang internasional," kata mantan anggota Ombusdman RI itu lewat akun Twitter @alvinlie21, Jumat (16/7).

Karena ketidakcermatan termasuk ketidaktegasan, akhinya sekarang jadi runyam.

"April ketika Covid-19 meledak di India, kita izinkan ratusan WN India masuk ke Indonesia gunakan pesawat carter. Hari ini kita menanggung akibatnya," ujar Alvin Lie.

Alvin Lie sudah beberapa kali menyampaikan agar pemerintah mempertimbangkan untuk menutup gerbang internasional.

Beberapa waktu lalu dia telah menegaskan bahwa virus Covid-19 dibawa oleh orang, bukan terbang dan datang dengan sendirinya.

Luhut sebelumnya menilai varian Delta sulit dikontrol. Sehingga masyarakat diminta memahami dan semakin meningkatkan kedisiplinan prokes.

"Saya mohon kita semua paham, dari varian Delta ini varian yang tidak bisa dikendalikan," ujar Luhut saat konpers virtual, Kamis (15/7).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya