Berita

Rumah Sakit Universitas Thammasat/Net

Dunia

Kamar Mayat Penuh, Salah Satu RS Di Thailand Sewa Kontainer Tambahan Untuk Simpan Jenazah Korban Covid-19

RABU, 14 JULI 2021 | 08:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rumah Sakit Universitas Thammasat di Thailand berencana mendatangkan dua kontainer barang sebagai tempat penyimpanan jenazah korban Covid-19, setelah ruang kamar mayat mereka penuh di tengah lonjakan infeksi baru di negara itu.

Selain banyaknya pasien baru, kekurangan ruang di rumah sakit tersebut juga terjadi sejak mereka ditunjuk sebagai RS rujukan untuk mengautopsi mayat dari seluruh wilayah Pathum Thani dan sekitarnya, untuk menentukan apakah kematian mereka disebabkan oleh Covid-19 atau bukan.

Akibatnya, rumah sakit terpaksa harus menyewa setidaknya dua kontainer barang untuk menyimpan mayat dengan aman.


Dalam sebuah posting di halaman Facebook, rumah sakit mengatakan pihaknya memperkirakan jumlah kasus baru akan melebihi 10.000 dalam beberapa hari mendatang, hal itu merujuk pada meningkatnya pengujian proaktif di daerah berisiko tinggi.

"Kami ingin memberi tahu orang-orang tentang situasi nyata yang kami hadapi dan akan dihadapi dalam beberapa minggu ke depan," tulis rumah sakit di postingannya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu (14/7).

"Untuk mencegah penularan di rumah sakit, ruang tekanan negatif seluas 150 meter persegi telah dibangun di ruang gawat darurat, di mana pasien Covid-19 dan mereka yang berisiko tinggi diisolasi dari pasien lain," tambah postingan tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya