Berita

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio/Repro

Politik

Saat Pandemi Komunikasi Pemerintah Harus Terbuka, Rakyat Indonesia Itu Paling Dermawan Di Dunia

SELASA, 13 JULI 2021 | 19:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam konteks komunikasi publik, pemerintah sedianya mengedepankan keterbukaan pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Sebab, jika komunikasi pemerintah terhadap publik tidak berjalan baik maka akan kesulitan dalam menangani pandemi.

Begitu disampaikan Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio saat menjadi narasumber dalam diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Keadaan Krisis dan Komunikasi Krisis" pada Selasa (13/7).


"Keterbukaan di era Covid-19 penting. Jangan begitu, ngomong aja. Terbuka aja lah ke publik pemerintah butuh apa?," ujar Hensat, sapaan karib Hendri Satrio.

Menurut Hensat, publik akan merespons dengan baik jika komunikasi pemerintahnya baik ke publik. Sehingga, kepercayaan publik terbangun terhadap pemerintah.

Kata Hensat, mengacu Indeks Kedermawanan Dunia atau World Giving Index (WGI) 2021 skor Indonesia mencapai 69 persen, Indonesia itu sejak 2008 tercatat sebagai salah satu negara yang masyarakatnya paling dermawan.

"Indonesia tuh jadi masyarakat paling dermawan di dunia. Ini adalah masalah trust dari rakyat dan kebijakannya," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya