Berita

Tim penyelamat telah berhasil menarik beberapa orang yang selamat dari puing-puing/Net

Dunia

Hotel Runtuh Di China, Tujuh Meninggal Lainnya Dalam Proses Pencarian

SELASA, 13 JULI 2021 | 11:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Petugas penyelamat terus berusaha mengevakuasi korban runtuhnya Hotel Siji Kaiyuan di kota Suzhou. Sejauh ini, setidaknya tujuh orang dilaporkan tewas dan delapan lainnya hilang, kata pihak berwenang pada Selasa (13/7).

Sepanjang malam petugas terus menyisir puing-puing hotel melati yang runtuh pada Senin (12/7) malam tersebut.

Sebelumnya, pihak berwenang mengatakan telah satu orang yang meninggal dalam insiden tersebut.


Tidak ada informasi lebih lanjut yang diberikan tentang jumlah orang yang masih hilang. Dan hingga saat ini penyebab runtuhnya gedung masih dalam penyelidikan.

Hotel ini dibuka pada 2018 dan memiliki 54 kamar tamu, menurut daftarnya di situs perjalanan Ctrip.

Gambar dari tempat kejadian menunjukkan pekerja penyelamat berpakaian oranye berkerumun di atas tumpukan besar puing-puing.

Suzhou, sebuah kota berpenduduk lebih dari 12 juta kira-kira 100 kilometer (60 mil) barat Shanghai, adalah tujuan populer bagi wisatawan yang tertarik dengan kanal dan tamannya yang berusia berabad-abad.

Bangunan runtuh atau kecelakaan tidak jarang terjadi di China, seringkali karena standar konstruksi yang lemah atau korupsi.

Maret lalu, sebuah hotel hotel karantina di kota Quanzhou China juga runtuh dan menewaskan 29 orang, dengan pihak berwenang kemudian menemukan bahwa tiga lantai telah ditambahkan secara ilegal ke struktur empat lantai asli bangunan itu.

Kemudia pada bulan Mei, sejumlah penghuni gedung pencakar langit tertinggi di China, SEG Plaza di selatan kota Shenzhen, dievakuasi petugas setelah berguncang beberapa kali selama beberapa hari.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya