Berita

Tangki ISO masing-masing membawa 20 ton oksigen cair tiba di Pangkalan Angkatan Laut Changi/Kementerian Pertahanan Singapura

Dunia

Bantuan Gelombang Kedua, Singapura Kirim Peralatan Oksigen Ke Indonesia

SENIN, 12 JULI 2021 | 00:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Singapura melakukan pengiriman kedua bantuan ke Indonesia pada akhir pekan kemarin (Minggu, 11/7).

Menurut keterangan Menteri Koordinator Singapura untuk Keamanan Nasional Teo Chee Hean, bantuan itu diangkut oleh kapal Angkatan Laut Republik Singapura menuju Pelabuhan Tanjung Priok pada Minggu (11/7).

Bantuan gelombang kedua ini berisi pasokan dan peralatan oksigen darurat untuk membantu menangani lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Di antara bantuan yang dikirim adalah dua tangki ISO dengan 40 ton oksigen cair, 500 tabung oksigen dan 570 konsentrator oksigen.



Sebelumnya, bantuan gelombang pertama dikirimkan Singapura pada Jumat (9/7).

"Sebagai tetangga dan mitra dekat Indonesia, Singapura akan terus bekerja sama erat dengan Indonesia untuk mendukung upaya mereka memerangi pandemi Covid-19," kata Kementerian Luar Negeri (MFA) dalam keterangan persnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Sementara itu, Teo dalam keteragan terpisah, mengatakan bahwa dia telah melakukan beberapa panggilan telepon selama beberapa hari terakhir dengan otoritas di Indonesia untuk mengoordinasikan bantuan peralatan yang diperlukan untuk menghadapi lojakan kasus Covid-19.

"Saya meyakinkannya bahwa Singapura akan melakukan yang terbaik, dan bekerja sama untuk mengatasi pandemi ini bersama-sama," tegas Teo.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya