Berita

Api berkobar di pagi hari setelah kebakaran terjadi di sebuah pabrik bernama Hashem Foods Ltd. di Rupganj distrik Narayanganj, di pinggiran Dhaka, Bangladesh, 9 Juli 2021/Foto; Reuters

Dunia

Puluhan Orang Hangus Terbakar Di Pabrik Makanan Di Dhaka

JUMAT, 09 JULI 2021 | 17:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebakaran besar terjadi di sebuah pabrik makanan di Dhaka, Bangladesh, pada Kamis (9/7) menjelang malam. Api menjalar cepat dan berkobar selama seharian oenuh hingga Jumat, membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras.   
Lebih dari 50 orang dilaporkan tewas dan ratusan luka-luka.

"Kebakaran terjadi pada Kamis pagi di pabrik Hashem Food and Beverage Ltd, berlantai lima, di Rupganj, tepat di luar Dhaka. Api menjalar tidak berhenti sampai Jumat siang," ujar seorang saksi.

Pejabat senior dari satuan pemadam kebakaran mengatakan, tim penyelamat berusaha menyelamatkan orang-orang dan mengambil jenazah yang terbakar. Banyhak yang terkunci di suatu ruangan ketika kebakaran dimulai dan mereka tidak bisa melarikan diri, katanya.

Pejabat senior dari satuan pemadam kebakaran mengatakan, tim penyelamat berusaha menyelamatkan orang-orang dan mengambil jenazah yang terbakar. Banyhak yang terkunci di suatu ruangan ketika kebakaran dimulai dan mereka tidak bisa melarikan diri, katanya.

Tim penyelamat juga masih terus melakukan pencarian korban di antara bangunan yang luluh lantak dimakan api. Penyebab kebakaran masih belum jelas.

Banyak yang nekat melompat dari jendela gedung saat api mulai berkobar. Teriakan minta tolong dan jerit ketakutan menambah suasana semakin mengerikan, menurut seorang saksi, seperti dilaporkan TRT.

Kepala pemadam kebakaran Dhaka, Dinu Moni Sharma, mengatakan kebakaran terjadi karena bahan kimia dan plastik yang sangat mudah terbakar telah ditimbun di dalamnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya