Berita

Perdana Menteri Mark Rutte/Net

Dunia

Insiden Penembakan Wartawan, Mark Rutte: Ini Serangan Terhadap Supremasi Hukum, Luar Biasa!

RABU, 07 JULI 2021 | 15:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah pejabat dan politisi mengaku kaget dan marah atas penembakan Peter R. de Vries, seorang reporter kriminal berusia 64 tahun yang dilaporkan ditembak di kepalanya pada Selasa (6/7) malam waktu setempat.

Tak lama setelah kejadian, Perdana Menteri Mark Rutte dan Menteri Kehakiman Ferd Grapperhaus melakukan konsultasi darurat membahas masalah tersebut bersama kantor kontraterorisme NCTV.

"Serangan terhadap kebebasan pers adalah serangan terhadap seseorang yang memiliki orang yang dicintai, tetapi juga serangan terhadap masyarakat kita yang bebas. Pada kita semua," kata pemimpin SP Lilian Marijnissen, seperti dikutip dari NL Times, Rabu (7/7).


Dia mengatakan pikirannya bersama De Vries dan orang yang dicintainya.

“Ini adalah serangan terhadap supremasi hukum kita. Semua batas telah dilewati. Luar biasa," kata anggota parlemen VVD Ingrid Michon di akun media sosialnya.

Sementara Hanneke van der Werf, anggota parlemen dari D66 mengatakan peristiwa itu begitu mengerikan.

"Pesan yang aneh dan mengerikan. Saya berharap keluarga dan teman-temannya diberi banyak kekuatan di masa yang tidak pasti ini," katanya.

“Semoga jurnalis ini tidak dibungkam selamanya," lanjut dia.

Pemimpin partai PvdA Lilianne Ploumen berkata, “Berita yang tidak terbayangkan dan mengerikan. Sebuah serangan terhadap Peter R. de Vries, terhadap jurnalisme dan masyarakat bebas kita."

"Pikiran saya bersama Peter R. de Vries dan keluarganya," kata Ploumen.

Dilan Yeşilgöz-Zegerius, Sekretaris Negara Urusan Ekonomi bahkan tak bisa mengambarkan perasaannya atas ins9den tersebut.

"Duduk di sini menangis, benar-benar tidak ada kata-kata untuk itu," katanya.

De Vries diyakini ditembak di kepala, dan kondisinya dilaporkan kritis saat dibawa ke rumah sakit.

Polisi terus melakukan penyelidikan, dan laporan terbaru mengatakan pihak berwenang telah menahan tiga orang terkait kejahatan tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya