Berita

Sydney memperpanjang lockdown selama satu minggu lagi karena adanya lonjakan kasus virus corona varian Delta/Net

Dunia

Varian Delta Jadi Game Changer, Sydney Perpanjang Lockdown

RABU, 07 JULI 2021 | 15:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah kota Sydney memutuskan untuk memperpanjang lockdown selama satu minggu lagi karena adanya lonjakan kasus virus corona varian Delta yang terjadi di kota tersebut.


Dengan semikian, lebih dari lima juta penduduk kota tersebut diperintahkan untuk tetap tinggal di dalam rumah selama satu pekan ke depan.

Keputusan ini diumumkan pada hari Rabu (7/7) setelah otoritas setempat mendeteksi 27 kasus baru terkait varian Delta yang sangat menular.


"Strain Delta ini adalah game changer, sangat menular," kata Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian.

Karena itulah, penularan varian itu harus diberantas dari masyarakat.

"Kami tidak ingin berada dalam posisi di mana kami terus-menerus harus bergerak di antara penguncian, tidak ada penguncian, penguncian, tidak penguncian," tegasnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Jika tidak diperpajang lagi, maka seharusnya lockdown terbaru ini akan berakhir pada tanggal 16 Juli mendatang.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Australia yang dikenal dengan istilah "Covid Zero". Strategi tersebut memungkinkan warga Australia untuk hidup relatif normal selama pandemi, sambil menghindari tingginya angka kematian yang terlihat di seluruh dunia.

Sejak pandemi dimulai, Australia telah mendeteksi lebih dari 30 ribu kasus virus corona dan melaporkan 910 kematian.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya