Berita

Politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution/Net

Politik

Politisi Demokrat Sindir Tukang Ancam: Dia Pikir Covid-19 Bakal Takut

RABU, 07 JULI 2021 | 11:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah dinilai belum bisa merangkul semua pihak terutama masyarakat dalam menanggulangi ancaman penyebaran Covid-19 yang semakin mengerikan.

Banyak kejadian, aparat dan warga saling bentak dan sikut saat pemberlakukan PPKM Darurat. Baik saat penyekatan, maupun saat penertiban pedagang kaki lima.

Masyarakat sepertinya sudah mulai bosan, abai, atau sudah tidak percaya dengan kebijakan yang diambil pemerintah.


Kebijakan yang gonta-ganti seperti PSBB, PSBB Transisi, PPKM Mikro, hingga PPKM Darurat dinilai belum dapat menurunkan laju kasus penularan Covid-19.

"Varian Covid bersatu menyerbu dan memorakporandakan sendi kehidupan di Indonesia. Justru pemerintah dan masyarakat yang tercerai-berai menghadapi covid," kata politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution, Rabu (7/7).

Syahrial pun menyindir oknum pejabat di pemerintahan yang sok jago. Menurutnya, tidak elok pesan-pesan menakutkan atau ancaman terkait penanganan Covid-19.

"Ada satu orang yang merasa paling kuat dan mampu perintah siapapun dengan alat kekuasaannya. Dia pikir covid bakal takut sama ancamannya?" imbuh Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat itu dengan tidak merinci oknum pejabat yang dia maskud.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya