Berita

Ekonom senior, Faisal Basri/Net

Politik

Faisal Basri: 2 Kunci Tangani Pandemi, Kepemimpinan Nasional Yang Efektif Dan Komunikasi Yang Konsisten

RABU, 07 JULI 2021 | 07:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia seharusnya bisa belajar dari negara lain yang sudah lebih dahulu mengalami lonjakan kasus dan sukses menangani Covid-19.

Ekonom senior, Faisal Basri menegaskan bahwa penanganan Covid-19 akan lebih baik jika belajar dari negara lain dan berbasis ilmu serta data nyata.

“Kuncinya kita mau belajar dari pengalaman negara-negara lain yang sudah lebih dulu mengalami masalah genting ini dengan ilmu dan data yang sahih. Insya Allah kita bisa melalui pandemi dengan lebih baik,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (6/7).


Faisal Basri mengungkapkan dari dari sekian banyak pelajaran yang dipetik dari pandemi Covid-19 selama ini, ada dua hal yang paling krusial untuk dilakukan.

Dua hal tersebut mengacu pada survei Majalah TIME tentang strategi dari para ahli. Keduanya adalah kepemimpinan nasional yang efektif dan komunikasi yang jelas dan konsisten.

“Negara-negara yang bernasib baik memiliki keduanya; negara-negara yang tidak memilikinya kerap goyah,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya