Berita

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan/Net

Dunia

Cegah Perang Saudara Di Afghanistan, Imran Khan Mulai Hubungi Sejumlah Pemimpin

SELASA, 06 JULI 2021 | 07:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan memastikan bahwa Islamabad akan mencari solusi untuk mencegah kemungkinan pecahnya perang saudara di Afghanistan, pasca penarikan pasukan AS dari negara yang dilanda perang tersebut.

Khan mengungkapkan, salah satu upaya yang akan ditempuhnya adalah dengan bekerja bersama kekuatan regional untuk memastikan penyelesaian politik di negara tetangga Pakistan tersebut.

“Kami berhubungan dengan negara-negara regional untuk penyelesaian politik di Afghanistan. Kami juga akan menghubungi Taliban (untuk membujuk mereka) untuk itu,” kata Khan pada peluncuran beberapa proyek pembangunan di pelabuhan Gwadar yang strategis di provinsi Balochistan barat daya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (6/7).


“Semua negara tetangga harus memainkan peran mereka untuk menyelamatkan Afghanistan dari perang saudara,” tambahnya, memperingatkan bahwa konflik seperti itu akan “menghancurkan” perdagangan Pakistan dengan negara-negara Asia Tengah.

Khan mengatakan dia telah berbicara dengan Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi tentang masalah Afghanistan dan akan menghubungi negara-negara lain yang relevan juga.

Islamabad telah mengkritik penarikan tergesa-gesa AS dari Afghanistan yang dilanda perang tanpa membangun struktur pemerintahan yang kredibel di Kabul.

Meskipun penarikan itu dijadwalkan akan selesai pada 11 September, Taliban telah melancarkan serangan berani untuk merebut beberapa distrik utama di Afghanistan, yang semakin meregangkan dan menurunkan moral pasukan keamanan negara itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya