Berita

Sekitar 180 ribu orang di sejumlah wilayah di Kuba sudah dievakuasi sebagai bentuk pencegahan demi menghindari dampak buruk yang mungkin saja terjadi setelah Badai Elsa menghantam/AP

Dunia

Badai Tropis Elsa Sapu Pantai Selatan Kuba, Kemudian Bergerak Ke Florida

SENIN, 05 JULI 2021 | 13:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badai Tropis Elsa menyapu pantai selatan Kuba pada Senin dini hari (5/7) waktu setempat. Kehadiran badai ini sudah diperkirakan oleh badan prakiraan cuaca sebelumnya.

Pada Minggu (4/7) sekitar 180 ribu orang di sejumlah wilayah di Kuba sudah dievakuasi sebagai bentuk pencegahan demi menghindari dampak buruk yang mungkin saja terjadi setelah badai besar tersebut menghantam.

Sebagian besar dari mereka yang dievakuasi tinggal di rumah kerabat yang lebih aman. Sedangkan sebagian lainnya pergi ke tempat penampungan pemerintah atau di sejumlah gua yang disiapkan di sejumlah wilayah pegunungan untuk keadaan darurat.


Saat Badai Elsa melintas, hujan turun dengan intensitas rendah di provinsi-provinsi timur Kuba.

Seorang sukarelawan untuk Palang Merah setempat yang tinggal menghadap pantai di Santa Cruz del Sur, yakni Rafael Carmenate, menjelaskan kepada Associated Press bahwa badai datang membawa serta mendung dan angin yang cukup kencang.

Sementara itu, menurut keterangan Pusat Badai Nasional di Miami, Badai Elsa bergerak ke barat laut dengan kecepatan 24 kilometer per jam. Diperkirakan, Badai Elsa akan menyeberangi Kuba pada Senin malam dan kemudian menuju Florida.


Di Florida sendiri, Gubernur Ron DeSantis telah mengumumkan keadaan darurat di 15 kabupaten.

Pusat Badai Nasional di Miami juga menjelaskan bahwa badai itu kemungkinan akan melemah secara bertahap saat melewati Kuba tengah.

“Setelah Elsa muncul di atas Selat Florida dan Teluk Meksiko tenggara, beberapa penguatan kecil mungkin dilakukan,” begitu bunyi pernyataan tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya