Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Teken Revisi Strategi Keamanan Rusia, Cegah Kehilangan Kedaulatan Budaya Gara-gara Serbuan Barat

SENIN, 05 JULI 2021 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah situasi tegang antara negara-negara Barat dan Rusia, Presiden Vladimir Putin menandatangani strategi untuk mencegah 'tindakan tidak bersahabat' oleh AS dan sekutunya yang dianggap mengancam kedaulatan negara.

Versi revisi dari strategi keamanan nasional Rusia, yang diterbitkan Sabtu (3/7) itu menguraikan langkah-langkah untuk menanggapi pengaruh asing.

Dalam beberapa tahun terakhir negara-negara Barat semakin mengkritik Kremlin dalam atas berbagai masalah, termasuk dugaan serangan siber serta pemenjaraan tokoh-tokoh oposisi politik di Rusia.


Menurut dokumen setebal 44 halaman itu, meningkatnya tekanan dari negara-negara Barat telah menimbulkan bahaya bagi masyarakat Rusia.

"'Westernisasi' budaya meningkatkan bahaya bahwa Federasi Rusia akan kehilangan kedaulatan budayanya," kata strategi baru tersebut, seperti dikutip dari DW, Minggu (4/7).

Dokumen tersebut mengklaim bahwa "nilai-nilai spiritual-moral dan budaya-historis tradisional Rusia berada di bawah serangan aktif dari AS dan sekutunya," termasuk lembaga transnasional.

Sementara dokumen tersebut menegaskan kembali komitmen Moskow untuk menggunakan diplomasi untuk menyelesaikan konflik, itu juga menekankan bahwa Rusia 'menganggap sah untuk mengambil tindakan simetris dan asimetris' untuk mencegah 'tindakan tidak bersahabat' oleh negara-negara asing.

Dokumen tersebut juga mengklaim bahwa Barat sedang mencoba menggunakan masalah sosial dan ekonomi Rusia untuk mengacaukan masyarakat dan meradikalisasi protes.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya