Berita

Sekretaris Pers Pentagon Laksamana Muda Angkatan Laut John Kirby/Net

Dunia

Pentagon: AS Berkomitmen Menjaga Tingkat Pasukan Sesuai Kebutuhan Di Korea Selatan

SABTU, 03 JULI 2021 | 16:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru Bicara Pentagon John Kirby menyatakan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen menjalin kerja sama pertahanan mereka dengan Korea Selatan, termasuk mempertahankan pasukan AS yang sesuai di Semenanjung Korea untuk mencegah ancaman.

Dalam pernyataannya pada Jumat (2/7), Kirby mencatat tinjauan kekuatan global yang sedang berlangsung, tentu akan melihat tingkat pasukan AS di Korea Selatan, juga akan mempertimbangkan apakah negara itu memiliki cukup pasukan di sana.

"Kami tetap berkomitmen penuh pada aliansi kami dengan Korea Selatan, dan bagian dari komitmen itu berarti memiliki kesiapan yang tepat di semenanjung seperti yang kami katakan 'Siap untuk bertarung malam ini,' dan itu berarti memiliki tingkat kekuatan yang sesuai," kata Kirby, seperti dikutip dari Yonhap, Sabtu (3/7).


Pernyataannya muncul setelah kelompok bipartisan anggota parlemen AS mengajukan RUU yang berusaha mencegah penggunaan anggaran pertahanan untuk tahun fiskal mendatang untuk mengurangi jumlah pasukan AS di Korsel menjadi di bawah 22.000, sementara Washington saat ini memiliki sekitar 28.500 tentara di Korsel.

Mereka yang dekat dengan masalah ini telah menjelaskan jumlah yang ditetapkan tidak termasuk jumlah kekuatan yang bergantian secara teratur, yaitu sekitar 6.000.

Kirby mengatakan Departemen Pertahanan akan mematuhi hukum apa pun yang diberlakukan, tetapi menegaskan kembali AS akan bekerja untuk mempertahankan jumlah pasukan AS yang sesuai di Semenanjung Korea.

"Ketika undang-undang yang diusulkan menjadi undang-undang, kami mematuhi undang-undang itu. Secara terpisah, fokus kami adalah memastikan kami dapat memenuhi persyaratan dan komitmen keamanan kami di semenanjung itu," katanya.

“Tinjauan postur kekuatan global kami akan menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat sumber daya di semenanjung dan apakah kami memiliki hak itu, mengingat ancaman, tantangan, dan strategi yang ingin kami kejar di kawasan Indo-Pasifik," demikian Kirby dalam pernyataanya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya