Berita

Presiden Vladimir Putin dan Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Kremlin: Hubungan AS-Rusia Seperti Penyakit Yang Terabaikan, Perlu Minum Obat Dan Efeknya Terasa Kemudian

KAMIS, 01 JULI 2021 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden memang telah berhasil terlaksana dengan baik. Namun demikian, Kremlin mengingatkan bahwa perbaikan hubungan bilateral antara kedua negara mungkin akan memakan waktu yang cukup lama.

Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov menjelaskan hal itu saat diwawancarai oleh stasiun TV Russia 24 pada Selasa (29/6) waltu setempat.

“Hubungan Rusia-Amerika mungkin tidak bisa berubah dalam beberapa minggu,” kata Peskov, seperti dikutip dari RT, Rabu (30/6).


“Kau tahu, (itu) seperti penyakit yang terabaikan. Anda mulai minum obat, dan efeknya baru muncul setelah beberapa hari," lanjutnya.

Putin dan Biden mengadakan pertemuan pertama mereka sejak pelantikan presiden AS Januari lalu pada 16 Juni 2021 di Villa La Grange, sebuah vila bersejarah abad ke-18 di dekat Danau Jenewa di Swiss.

Sebelum memulai diskusi, Putin berterima kasih kepada mitranya dari Amerika karena mengambil inisiatif untuk mengatur pertemuan, menggarisbawahi bahwa “hubungan Rusia dan AS memiliki banyak masalah yang terakumulasi.”

Setelah KTT, kedua pemimpin juga saling menunjukan sikap positif, mencatat bahwa pembicaraan telah berlangsung dengan ramah.

Setelah pertemuan itu, kedua pemimpin mengadopsi pernyataan bersama tentang stabilitas strategis dan setuju untuk melanjutkan konsultasi tentang Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis (START III).

Sehari setelah pertemuan itu, Putin memuji Biden sebagai orang yang tersmpil, mencatat bahwa dia benar-benar ahli tentang semua hal.

“Citra Presiden Biden yang dilukis oleh media Rusia dan bahkan Amerika tidak ada hubungannya dengan kenyataan,” jelas Putin saat itu.

“Biden adalah seorang profesional. Anda harus bekerja dengannya dengan sangat hati-hati agar tidak melewatkan apa pun. Saya dapat meyakinkan Anda, dia tidak melewatkan apa pun," ujarnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya