Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dalam wawancara tahunan di Moskow membahas sejumlah isu, mulai dari vaksin hingga insiden di Laut Hitam/AP

Dunia

Soal Insiden Di Laut Hitam, Putin: Bahkan Jika Rusia Tenggelamkan Kapal Inggris, Tidak Akan Memicu Perang Dunia Ketiga

RABU, 30 JUNI 2021 | 21:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin buka suara soal insiden yang terjadi di Laut Hitam baru-baru ini.

Dalam sebuah wawancara rutin tahunan yang disiarkan Rabu (30/6), Putin ditanya tentang insiden 23 Juni di Laut Hitam, di mana Rusia mengatakan salah satu kapal perangnya melepaskan tembakan peringatan dan sebuah pesawat tempur menjatuhkan bom di jalur HMS Defender Inggris untuk memaksanya keluar dari daerah dekat Krimea yang diklaim Moskow sebagai wilayah perairannya.

Putin menjelaskan bahwa sebuah pesawat pengintai Amerika Serikat juga bergabung dengan apa yang dia sebut sebagai provokasi untuk menguji respons Rusia.


Ditanya apakah peristiwa itu bisa memicu perang global, Putin menjawab bahwa Barat tidak akan mengambil risiko konflik skala penuh.

“Bahkan jika kita menenggelamkan kapal itu, itu tidak akan menempatkan dunia di ambang Perang Dunia III karena mereka yang melakukannya tahu bahwa mereka tidak dapat muncul sebagai pemenang dalam perang itu, dan itu sangat penting,” kata Putin, seperti dikabarkan Associated Press.

Pernyataan itu mengikuti peringatan pejabat Rusia bahwa jika kapal perang Barat memasuki perairan lagi, militer dapat menembakinya.

Di sisi lain, Inggris merupakan salah satu negara yang tidak mengakui aneksasi Krimea oleh Rusia pada tahun 2014. Inggris bersikeras bahwa kapalnya sedang berlayar di perairan Ukraina.

Sementara itu, belum ada tanggapan dari pihak Departemen Pertahanan Amerika Serikat mengenai klaim Putin tersebut.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya