Berita

Warga meletakkan jenazah korban Covid-19 sebelum dikremasi di tepi Sungai Gangga/Net

Dunia

Puluhan Mayat Korban Covid-19 Yang Dikubur Di Tepi Sungai Gangga Bermunculan Ke Permukaan

SELASA, 29 JUNI 2021 | 09:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Banjir musiman yang melanda negara bagian Uttar Pradesh India utara telah ikut menghanyutkan puluhan mayat di Sungai Gangga yang telah dikubur di tepi jalur air suci, di tengah gelombang infeksi Covid-19 yang baru-baru ini melanda negara itu.

Sebuah rekaman yang beredar beberapa hari belakangan menunjukkan mayat-mayat dalam kantong jenazah muncul ke permukaan di perairan dan dibawa ke Sungai Gangga, sebuah sungai yang dihormati oleh umat Hindu sebagai tempat suci.

Banyak mayat yang dibaringkan di tepi sungai dilaporkan berasal dari keluarga miskin, yang kerabatnya tidak mampu membeli kayu bakar yang cukup untuk kremasi tradisional.


Neeraj Kumar Singh, seorang pejabat kota di utara Uttar Pradesh kota Allahabad (Prayagraj), mengatakan hampir 150 mayat perlu dikremasi dalam tiga minggu terakhir setelah ditemukan di atau dekat sungai.

"Wilayah itu tersebar lebih dari satu kilometer dan perkiraan kami ada sekitar 500-600 mayat yang terkubur," katanya seperti dikutip dari AFP, Senin (28/6).

"Setiap tindakan pencegahan diambil dalam menangani jenazah saat melakukan ritual terakhir mereka," tambahnya.

Penemuan suram itu terjadi setelah India dicekam oleh lonjakan infeksi Covid-19 yang menghancurkan antara April dan Mei, yang menyebabkan beberapa rumah sakit kehabisan tempat tidur dan pasokan oksigen.

Beberapa krematorium di negara itu terpaksa mengadakan pembakaran massal karena meningkatnya jumlah orang yang meninggal akibat virus corona.

Hingga saat ini India telah mencatat lebih dari 396.000 orang yang meninggal karena Covid-19, menurut jumlah kematian resmi negara itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya