Berita

Dokumen rahasia milik Kementerian Pertahanan Inggris justru ditemukan di halte bus di Kent/BBC

Dunia

Dokumen Rahasia Kementerian Pertahanan Ditemukan Di Halte Bus, Kok Bisa?

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 16:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dokumen rahasia yang berisi data keamanan negara seharusnya berada di tempat yang sangat aman agar tidak bocor ke pihak lain.

Namun baru-baru ini ada kejadian di mana dokumen rahasia milik Kementerian Pertahanan Inggris justru ditemukan di halte bus di Kent.

Satu set dokumen dengan tebal hampir 50 halaman itu ditemukan warga setempat di tumpukan di belakang halte bus di Kent pekan ini.


Warga yang tidak ingin disebutkan namanya itu segera menghubungi media ketika dia menyadari sifat sensitif dari dokumen yang dia temukan tersebut.

Setelah dibuka, satu set dokumen rahasia itu berisi rincian soal informasi penting dan sensitif. Di antaranya adalah rincian tentang kapal perusak Tipe 45 Angkatan Laut Kerajaan, HMS Defender dengan misi yang digambarkan oleh Kementerian Pertahanan sebagai "lintasan yang tidak bersalah melalui perairan teritorial Ukraina", dengan senjata tertutup dan helikopter kapal disimpan di hanggarnya. Misi dilakukan dengan harapan bahwa Rusia mungkin merespons secara agresif.

Merujuk pada dokumen yang sama, misi tersebut, yang dijuluki "Op Ditroite", menjadi bahan diskusi tingkat tinggi hingga awal pekan ini. Para pejabat berspekulasi tentang reaksi Rusia jika HMS Defender berlayar dekat dengan Krimea.

Dokumen itu juga memuat rincian lain yang merencanakan kemungkinan kehadiran militer Inggris di Afghanistan setelah operasi NATO pimpinan Amerika Serikat di sana berakhir.

Menanggapi kejadian tersebut, menurut kabar yang dimuat BBC, seorang jurubicara Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa seorang karyawannya telah melaporkan hilangnya dokumen pertahanan sensitif.

"Tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut," ujarnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya