Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lintasi Perbatasan Secara Ilegal, 14 Warga Myanmar Diamankan Kepolisian Thailand

SABTU, 26 JUNI 2021 | 17:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aparat berwenang Thailand mengamankan empat belas warga negara Myanmar karena ketahuan masuk secara ilegal di sebuah desa perbatasan di distrik Muang pada Jumat (25/6) malam waktu setempat.

Kejadian itu terungkap ketika sebuah tim yang terdiri dari tentara dan anggota polisi yang dikerahkan untuk berpatroli di daerah perbatasan di desa Huai Nam Khao di tambon Ban Klao melihat sebuah truk pickup yang dicurigai dan menghentikannya untuk melakukan investigasi sekitar pukul 20.00 malam waktu setempat.

Bangkok Post
pada Sabtu (26/6) melaporkan, 14 orang yang ditemukan di dalam kendaraan itu semuanya berkewarganegaraan Myanmar, enam di antaranya adalah laki-laki. Tidak ada rincian yang diberikan tentang apakah pengemudi truk pickup termasuk di antara mereka yang ditangkap.


Penangkapan dilakukan setelah Kolonel Chalermpol Sangtong, wakil komandan satuan tugas militer Lat Ya, diberitahu tentang penyelundupan di sepanjang rute di desa tersebut.

Selama interogasi, para tersangka mengatakan mereka datang dari beberapa kota Myanmar dengan harapan melintasi perbatasan. Kedatangan mereka ke Thailand dengan maksud untuk bekerja di Nongnooch Tropical Garden, sebuah taman botani besar dan objek wisata, di Chon Buri.

Mereka telah melintasi perbatasan melalui penyeberangan alami dengan berjalan kaki. Butuh dua hari bagi mereka untuk tiba di tempat di mana mereka dijemput.

Para migran mengatakan bahwa mereka masing-masing telah membayar seorang calo sebesar 20.000 baht.  

Mereka kemudian dibawa ke kantor polisi Muang untuk menerima tindakan hukum selanjutnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya