Berita

Foto yang diambil di Broadway Shopping Center di barat dalam ini diambil sesaat setelah diumumkan empat wilayah pemerintah daerah akan dikunci selama tujuh hari/Net

Dunia

Pengumuman Lockdown Bikin Warga Sydney Panik, Berburu Kertas Toilet Hingga Buah Alpukat

SABTU, 26 JUNI 2021 | 15:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengumuman penguncian oleh pemerintah New South Wales telah memicu kepanikan di antara warga Sydney dan sekitarnya.

Banyak supermarket yang kemudian jadi sasaran. Para pembeli yang panik kebanyakan berburu barang-barang rumah tangga yang populer termasuk kertas toilet dan kebutuhan memasak.

Di toko kelontong Broadway di Inner West, alpukat sangat dicari. Peti-peti buah itu kosong dengan cepatnya tak lama setelah pengumuman penguncian.


Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian secara eksplisit memperingatkan terhadap pembeli yang panik setelah penguncian.

"Anda bisa keluar dan membeli apa pun yang Anda butuhkan setiap saat sepanjang hari," katanya, seperti dikutip dari 9News, Sabtu (26/6).

"Kami tidak memiliki jam malam, kami tidak memiliki hal seperti itu," lanjutnya.

"Harap diketahui bahwa ini agar kami memastikan bahwa ini tidak berlangsung selama berminggu-minggu," kata dia.

Pada Sabtu pagi Pemerintah NSW mengumumkan bahwa mereka akan melakukan penguncian selama dua pekan di wilayah Greater Sydney, Central Coast, Blue Mountains, dan Wollongong mulai Sabtu (26/6) pukul 18.00 waktu setempat.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya