Berita

Matt Hancock meninggalkan Downing Street bersama ajudan Gina Coladangelo pada bulan Mei/Net

Dunia

Dituntut Mundur Gara-gara Abaikan Jarak Sosial Dengan Cium Ajudan, Menkes Inggris Minta Maaf

SABTU, 26 JUNI 2021 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah tekanan untuk mundur dan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan bahwa dia akan tetap melanjutkan jabatannya dan akan fokus melakukan tugasnya dalam perang nelawan pandemi.

"Saya tetap fokus bekerja untuk mengeluarkan negara dari pandemi ini, dan akan berterima kasih atas privasi untuk keluarga saya dalam masalah pribadi ini," katanya, seperti dikutip dari Guardian, Jumat (25/6).

Ia mengakui bahwa dia telah mengecewakan banyak orang setelah tertangkap kamera melanggar aturan jarak sosial dengan berada berdekatan bahkan mencium ajudannya di ruang kerja.


"Saya menerima bahwa saya melanggar pedoman jarak sosial dalam keadaan seperti ini. Saya telah mengecewakan orang dan saya sangat menyesal," katanya.

Seorang pelapor menyebarkan rekaman kamera keamanan yang menunjukkan perbuatan Hancock, memicu seruan dari partai-partai oposisi agar Hancock mengundurkan diri.

Surat kabar The Sun menerbitkan kamera keamanan yang masih diperoleh dari seorang pelapor yang menunjukkan dia mencium ajudan, Gina Coladangelo, di kantornya pada 6 Mei, yang melanggar aturan tentang jarak sosial.

Dengan memeluk seseorang, dia telah melanggar aturan jarak sosial pemerintah. Panduan yang berlaku sejak Maret 2020 di Inggris telah memerintahkan orang-orang untuk 'menjauh setidaknya dua meter dari orang-orang yang tidak tinggal bersama atau yang tidak termasuk dalam keluarga satu rumah'.

"Orang-orang juga harus menghindari kontak langsung dan kontak tatap muka dengan orang yang tidak tinggal bersama Anda dan berdiri setidaknya dua meter dari siapa pun yang mengunjungi rumah Anda untuk alasan pekerjaan,” Guardian mengutip aturan pemerintah Inggris mengenai protokol kesehatan yang berlaku di negara itu.

Aturan itu kemudian dilonggarkan pada 17 Mei untuk memungkinkan teman dan keluarga berpelukan. Sementara Hancock melakukannya pada 6 Mei.

Adam Wagner, seorang pengacara dan ahli aturan penguncian Covid, mengatakan, "Hubungan dalam ruangan dengan seseorang yang tidak tinggal bersama Anda tidak diizinkan hingga 17 Mei. Pertemuan dua atau lebih di dalam ruangan adalah ilegal kecuali untuk tujuan yang diizinkan. Salah satu tujuannya adalah 'bekerja', yang mencakup kebersamaan di tempat kerja, bukan untuk tujuan ini,” katanya.

Hancock berada di bawah tekanan untuk mundur. Peristiwa ini mengingatkan kembali pelanggaran yang dilakukannya pada tahun lalu di mana dia bepergian untuk mengunjungi kekasihnya itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya