Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Dan Puan Berkonflik, PDIP Cek Ombak Ke Publik Ingin Figur Populis Atau "Pemilik" Partai

SABTU, 26 JUNI 2021 | 05:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Fakta konflik antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Ketua DPR RI Puan Maharani adalah cara PDI Perjuangan untuk cek ombak ke masyarakat.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (26/6).

Menurut analis yang karib disapa Yuko ini, PDI Perjuangan sedang menguji siapa sosok yang diinginkan publik.


Yuko menggambarkan Ganjar sebagai figur populis dan Puan sebagai figur "pemilik" partai.

"Persaingan Puan dan Ganjar adalah test the water siapa dari internal PDIP yang lebih diinginkan pemilih antara dua figur tersebut," kata Yuko.

Dalam pandangan Yuko, Ganjar menjadi representasi figur populis karena tidak hanya disukai pemilih non PDIP tetapi Gubernur dua periode itu dianggap sukses mempimpin Jawa Tengah.

Selain itu, karakter Ganjar nampak sederhana dan humble itu membuat masyarakat simpatik.

"Sosok Ganjar dianggap berhasil memimpin Jawa Tengah, sederhana,  "humble", dan merakyat membuat pemilih yang kesengsem untuk menjadikannya Capres mendatang sebagai capres alternatif," urai Yuko.

Sedangkan Puan, bagi sebagian kader PDI Perjuangan merupakan representasi pemilik partai berlambang banteng.

Kader PDI Perjuangan, dalam bacaan Yuko akan merasa Puan adalah sosok yang harus diperjuangkan oleh partai. Meski demikian, sosok Puan yang kurang disukasi oleh masyarakat karena dinilai elitis.

"Puan kurang disukai oleh masyarakat umum. Puan dianggap elitis, kurang dekat dengan rakyat, dan prestasinya kurang menonjol," demikian penilaian Yuko.

Meski demikian, Yuko meyakini pilihan dua figur ini akan dikembalikan pada partai, yakni keputusan Megawati sebagai pemimpin tertinggi partai.

Saat PDIP menentukan pada siapa tugas partai diberikan, Yuko memprediksi Ganjar akan tetap patuh pada apa yang telah diputuskan Megawati.

"Poin plus dan minus yang dimiliki Puan dan Ganjar akan kembali ke internal PDIP.Saya kira Ganjar adalah orang yang cukup taat pada hierarki partai," pungkas Yuko.

Ketegangan Puan dan Ganjar bermula saat Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto mengatakan Ganjar adalah pemimpin hasil pencitraan.

Bambang Wuryanto bahkan menuding Ganjar terlalu ambisius ingin jadi calon presiden.

Agenda politik Ganjar, kata Bambang tanpa seiizin Megawati.

Sesaat kemudian, Ganjar tidak diundang saat PDI Perjuangan melakukan konsolidasi kader dari unsur eksekutif dan legislatif se Jawa Tengah.

Saat acara berlangsung, Puan sebagai perwakilan DPP menyatakan bahwa seorang pemimpin harus mau turun ke bawah. Tidak hanya eksis di media sosial.

Apa yang disampaikan Puan di hadapan kader PDI Perjuangan Jawa Tengah itu nampak tertuju pada Ganjar Pranowo.

Setelah kegiatan konsolidais itu, Ganjar nampak menemui Megawati di kediamannya jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya