Berita

Tangkapan layar video beredar di kalangan wartawan, yang menggambarkan sejumlah pasien Covid-19 di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, tergelatak dibibir trotoar depan tenda BNPB dengan mengenakan infus dan alat bantu pernapasan (oksigen)/Repro

Kesehatan

Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Bekasi Penuh, Pasien Berhamburan Ke Luar

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BoR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, sudah penuh.

Direktur Utama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi, Kusnanto, membenarkan sebuah video beredar di kalangan wartawan, yang menggambarkan sejumlah pasien tergelatak di bibir trotoar depan tenda BNPB dengan mengenakan infus dan alat bantu pernapasan (oksigen).

Bahkan, dalam video tersebut juga terlihat seorang wanita berkerudung yang tergeletak di atas mobil pick up terbuka sedang dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan.


Kusnanto menerangkan, kejadian di dalam video tersebut tepatnya berada di depan tenda skrining atau ruang triase yang berfungsi untuk mengidentifikasi pasien Covid-19 yang disediakan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi.

"Sebenarnya di tenda (triase) ini kita sediakan awalnya 30 bed, tapi kan kita enggak bisa menolak orang datang, pada akhirnya mereka cukup di tata laksana dengan kursi roda dan sekarang sudah mencapai 40 pasien nih menunggu di ruang triase," ujar Kusnanto kepada wartawan, Jumat (25/6).

Kusnanto menerangkan, seharusnya skrining pasien Covid-19 dilakukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hanya saja katanya, kini IGD RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi sudah dijadikan ruang perawatan karena lonjakan pasien positif.

"Pasien Covid tentunya kan sudah luar biasa yah. Dari 265 (tempat tidur pasien Covid-19 di RSUD Bekasi), kita tambah lagi 100 ya sekarang. Tapi masih belum cukup," ungkapnya.

Namun begitu, Kusnanto memastikan bahwa masyarakat yang datang ke RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi tetap mendapatkan pelayanan dengan sebagaimana mestinya.

Namun, terkait dengan proses setelah skrining selesai, yaitu perawatan pasien, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi akan berkoordinasi dengan RS lain di Kota Bekasi maupun di luar Kota Bekasi, untuk bisa dilakukan rujukan.

"Kita koordinasi terus dengan rumah sakit rumah sakit rujukan yang lainnya. Rumah sakit swasta, rumah sakit tipe D, supaya pasien di rujuk ke mereka, setelah sudah ada hasil PCR-nya," terang Kusnanto.

"Kalau di sini full, berarti akan di alihkan ke RS rujukan Covid lainnya," tambahnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya