Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Thailand Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 Pfizer

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) Thailand akhirnya memberi persetujuan kepada vaksin Covid-19 Comirnaty dari Pfizer/BioNTech untuk penggunaan darurat.

Pengumuman tersebut disampaikan FDA pada Kamis (24/6) waktu setempat.

Pejabat kesehatan senior Paisan Dankhum mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dengan persetujuan tersebut menjadikan Comirnaty sebagai vaksin Covid-19 keenam yang disetujui di Thailand.


Lima vaksin lainnya yang mendapat persetujuan adalah AstraZeneca oleh AstraZeneca (Thailand) dan Siam Bioscience, Coronavac oleh Sinovac Lifescience diimpor oleh Organisasi Farmasi Pemerintah, Johnson & Johnson oleh Janssen-Cilag (Thailand), Moderna oleh Zuellig Pharma dan Sinopharm diimpor oleh Biogenetech.   

Reuters melaporkan, Pemeritah Thailand berencana memesan 20 juta dosis vaksin Pfizer dan akan menerimanya secara berharap dapat pada akhir tahun 2021.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya