Berita

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Andi Arief: Pidato Jokowi Mengecewakan, Hanya Mengulang Yang Usang Dan Terbukti Gagal

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 07:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pidato Presiden Joko Widodo dalam menanggapi lonjakan kasus Covid-19 yang tengah melonjak dinilai terlalu normatif dan mengecewakan.

Dalam pidato itu, Jokowi meminta masyarakat yang tidak memiliki kebutuhan mendesak untuk tidak keluar rumah. Mantan walikota Solo itu juga meminta masyarakat tidak menolak vaksin Covid-19. Di satu sisi, Jokowi juga menekankan bahwa pemerintah tetap memakai opsi PPKM di tengah lonjakan kasus corona, bukan lockdown.

Bagi Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat Andi Arief, apa yang disampaikan Presiden Jokowi sangat normatif tersebut.


"Pidato Presiden merespon perkembangan amuk covid sangat normatif," katanya dalam akun Twitter, @Andiarief_, Rabu (23/6).

Andi Arief menyayangkan pernyataan Jokowi yang sebatas mengulang pidato lama. Padahal di satu sisi pidato itu gagal dalam memotong rantai sebaran corona. Sementara di satu sisi tidak ada terobosan baru untuk mengatasi lonjakan Covid-19.

"Mengulang berbagai pidato yang usang dan terbukti gagal. Tidak ada yang baru, mengecewakan," ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya