Berita

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Irwan/Net

Politik

Jika Qodari Tidak Ditegur, Istana Bisa Dianggap Merestui Wacana Presiden 3 Periode

RABU, 23 JUNI 2021 | 11:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo harus menegur manuver Direktur Eksekutif Indobarimeter M. Qodari yang membentuk Sekretariat Nasional Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024.

Komunitas ini bertujuan untuk menduetkan Presiden Joko Widodo dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Artinya, Jokowi didorong untuk menjabat sebagai presiden 3 periode.

Wakil Sekjen Partai Demokrat, Irwan mengatakan manuver Qodari tersebut tidak lebih dari sekadar mencari muka pada penguasa.


”Pak Jokowi harus segera menegur Qodari dan kelompok lainnya untuk berhenti cari muka dengan terus-terusan melantangkan Jokowi 3 periode," kata Irwan dikutip dari Facebook DPP Partai Demokrat, Rabu (23/6).

Kata Irwan, jika aksi Qodari dan kelompoknya dibiarkan mewacanakan jabatan presiden tiga periode justru akan merugikan Jokowi sendiri.

Lebih jauh lagi, anggota Komisi V DPR RI ini khawatir pembiaran akan menimbulkan kesimpulan bahwa istana memang merestui isu tiga periode itu digulirkan.

"Jika tidak menegur, maka akan ada rakyat yang berkesimpulan bahwa ada pembiaran dari istana agar isu presiden 3 periode ini terus menggelinding," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya