Berita

Throttle Aerospace Systems mengujicoba drone besar untuk penerbangan jarak jauh/AFP

Dunia

India Selangkah Lebih Dekat Untuk Pengiriman Vaksin Covid-19 Lewat Drone Jarak Jauh

SELASA, 22 JUNI 2021 | 21:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah upaya pemeritah India untuk mengendalikan laju penularan virus corona serta kampanye vaksinasi Covid-19, sebuah perusahaan penerbangan di negara tersebut melakukan ujicoba pertama pengiriman drone jarak jauh. Tujuannya adalah untuk membantu pemerintah menggenjot vaksinasi dan memastikan bahwa dosis vaksin bisa sampai ke wilayah-wilayah pelosok di negeri Bollywood tersebut.

Perusahaan itu adalah Throttle Aerospace Systems. Mereka adalah satu di antara 20 organisasi yang diberikan izin oleh pemerintah sejak Mei lalu untuk melakukan penerbangan eksperimental di luar batas 450 meter saat ini.

Perusahaan tersebut melakukan ujicoba pada awal pekan ini di negara bagian selatan Karnataka. Mereka melakukan ujicoba pada dua drone dengan ukuran dan kapasitan berbeda.


Drone pertama dapat membawa bobot barang dengan berat satu kilogram untuk menempuh jarak 20 kilometer dengan durasi sekitar satu jam. Sedangkan drone kedua dapat membawa bobot barang hingga dua kilogram dan dapat menempuh jarak hingga 15 kilometer.

"Obat-obatan adalah muatannya di sini dan 2,5 kikometer ditempuh dalam tujuh menit dan mengirimkan obat-obatan ke titik yang ditentukan dan drone kembali," kata salah satu pendiri Throttle, Sebastian Anto, kepada AFP.

Potensi penggunaan drone untuk pengiriman pasokan vaksin ke daerah yang sulit dijangkau membawa angin segar bagi upaya pemerintah untuk mengendalikan pandemi.

Kepala epidemiologi Dewan Penelitian Medis India, Samiran Panda mengatakan kepada surat kabar harian The Hindu bahwa teknologi tersebut dapat membantu memvaksinasi kelompok prioritas di tempat-tempat yang sulit dijangkau.

"Kami membutuhkan vaksinasi cerdas daripada vaksinasi massal untuk membendung epidemi," kata Panda kepada surat kabar itu pekan lalu.

India sendiri diketahui "tertinggal" di belakang terkait drone atau disebut juga Unmanned Aerial Vehicles, baik dalam hal penggunaannya maupun kerangka peraturannya.

Di bawah peraturan saat ini, drone di India hanya boleh diterbangkan dalam pandangan penuh, atau dalam jarak 450 meter dari operator mereka di darat.

Padahal, penggunaan drone untuk kepentingan medis bukan hal baru di dunia. Di Jerman, sejumlah peneliti sedang menguji prototipe drone yang dapat melacak korban bencana dengan jeritan mereka.

Di Australia, drone yang menggunakan algoritma kecerdasan buatan digunakan untuk melihat buaya dan menghitung koala di medan yang berat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya