Berita

MoU STIH IBLAM dan Perhimpunan Alumni Jerman/RMOL

Politik

Alumni Jerman Dan STIH IBLAM Tandatangani Kerjasama Pendidikan

SABTU, 19 JUNI 2021 | 00:54 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pimpinan Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM menandatangani nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MOU) Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan pada Kamis siang (17/06), pukul 14.00 WIB di Kampus STIH IBLAM, Jalan Kramat Raya, No. 25 l, Senen, Jakarta Pusat.

Ketua Umum Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ), Vidi Galenso Syarief menandatangani MOU tersebut dengan Ketua STIH IBLAM, Gunawan Nachrawi.


Penandatanganan kerjasama itu disaksikan jajaran pengurus PAJ dan pimpinan serta Civitas Akademika STIH IBLAM dengan memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan.

Vidi mengatakan, PAJ ini didirikan oleh mantan Presiden RI, BJ Habibie. Sampai sekarang ini, baru 8 sampai 10 provinsi PAJ yang ada di Indonesia.

Menurutnya, program atau MOU kali ini adalah yang ke-3 yang dilakukan PAJ selama 6 bulan pertama kepengurusannya.

"Pertama MOU dengan Perwira (Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia). Dengan Perwira, kaitannya di bidang IT dan market place," kata Vidi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/6).

Lalu yang kedua, kata Vidi, adalah MOU dengan Kamar Dagang Industri (Kadin) Raja Ampat.

"MOU dengan Kadin Raja Ampat, kaitannya adalah di bidang bisnis dan pariwisata," ujarnya.

Mengenai MOU dengan STIH IBLAM, Vidi yang juga seorang pengacara ini menjelaskan, kebetulan dirinya adalah dosen di STIH IBLAM.

"Saya kebetulan dosen IBLAM sudah sejak 2014. Dan, saya juga alumni STIH IBLAM.  Sudah 25 tahun kampus ini berdiri dan sangat bagus dosen-dosennya, termasuk Pak Bismar Siregar (mantan hakim agung)," jelasnya.

Vidi berharap, dengan kerjasama ini, STIH IBLAM bisa membuka program studi (prodi-prodi) lainnya.

"Supaya ke depan, IBLAM bisa jadi universitas yang levelnya nasional bahkan internasional. Seperti kerjasama dengan Jerman ini, kan imaje-nya beda (high class)," tegasnya.

Ketua Yayasan LPIHM IBLAM, Rahmat Dwi Putranto berharap dengan kerja sama ini, lulusan IBLAM bisa ke Jerman saya.

"Insya Allah, MOU ini jangan disia-siakan. Target-target peningkatan SDM mudah-mudahan tercapai. Kita sudah sepakat kerja sama dan harus kita gunakan momen ini sebaik mungkin," ucapnya.

Sementara itu, Ketua STIH IBLAM, Gunawan Nachrawi mengatakan, langkah awal realisasi MOU ini adalah pendidikan dan penelitian.

"Saya sambut gembira kerja sama ini. Mudah-mudahan bermanfaat MOU pelaksaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini. Dengan kerjasama ini, PAJ dan IBLAM bisa saling mengisi. Siapa tahu nanti ada perubahan kurikulum, misalnya," terangnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya